Hetifah Sjafudian Apresiasi Peluncuran Platform Digital Merdeka Mengajar

  • Bagikan
hetifah
Wakil Ketua Komisi X DPR Hetifah Sjafudian/Net
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek) RI baru saja meluncurkan Kurikulum Merdeka dan platform Merdeka Mengajar dalam kegiatan Merdeka Belajar Episode Kelima belas yang diselenggarakan secara daring, pada hari Jumat (11/2).

Kurikulum Merdeka merupakan kelanjutan Kurikulum Prototipe yang sebelumnya telah diujicobakan di 2.500 satuan pendidikan yang tergabung dalam program sekolah penggerak dan SMK Pusat Keunggulan sejak tahun 2021.

Menanggapi hal ini, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian mengapresiasi, peluncuran Kurikulum Merdeka ini.

“Kurikulum Merdeka ini merupakan transformasi pembelajaran yang penting tidak hanya untuk menghadapi pendidikan paska pandemi tetapi juga sebagai jawaban dalam menghadapi perkembangan jaman,” jelas Hetifah pada keterangannya, Jumat (11/2).

Menurut politikus Golkar ini, Kurikulum Merdeka sendiri memiliki beberapa keunggulan dibandingkan kurikulum sebelumnya, diantaranya: bentuk yang lebih sederhana dan mendalam dengan berfokus pada materi esensial dan pengembangan kompetensi peserta didik; guru dan peserta didik menjadi lebih merdeka dengan adanya kewenangan bagi sekolah dan guru untuk mengajar, serta mengelola pembelajaran sesuai karakteristik satuan pendidikan dan perserta didik; peserta didik bebas memilih minat bakat.

“Kurikulum ini juga lebih relevan dan interaktif karena menggunakan pembelajaran berbasis project sehingga siswa dapat aktif mengeksplorasi isu-isu aktual,” jelas Hetifah.

Legislator dapil Kalimantan Timur ini juga mengapresiasi peluncuran Platform Merdeka Mengajar sebagai media pendukung pembelajaran Kurikulum Merdeka. Pasalnya, platform ini dapat digunakan untuk membantu guru dalam mendapatkan referensi, inspirasi, dan pemahaman untuk menerapkan Kurikulum Merdeka. Di dalam platform ini terdapat perangkat ajar hingga 2.000 referensi, asesmen murid, pelatihan mandiri, hingga video inspirasi yang dapat digunakan oleh para guru.

“Platform Merdeka Mengajar ini sangat bagus dan inspiratif. Apalagi dengan perkembangan teknologi, para guru dapat dengan mudah mengakses platform ini darimana saja. Untuk itu, saya meminta para guru tidak perlu khawatir dengan keberadaan Kurikulum Merdeka dan platform Merdeka Mengajar. Bapak ibu guru bisa mencoba untuk mempelajari dulu Kurikulum Merdeka melalui platform yang telah disediakan ini. Tinggal mengunduh melalui aplikasi di handphone atau mengakses situs Kemendikbudristek,” tukas Hetifah.[prs]

  • Bagikan