Tanpa Asisten Lokal, Kim Pan Gon Akan Kesulitan Latih Timnas Malaysia

  • Bagikan
Tanpa Asisten Lokal, Kim Pan Gon Akan Kesulitan Latih Timnas Malaysia
Pelatih Timnas Malaysia, Kim Pan Gon /net/afp
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Kim Pan Gon diprediksi akan menemui kesulitan saat melatih timnas Malaysia tanpa didampingi asisten pelatih lokal.

Pan Gon baru saja menjadi pelatih timnas Malaysia dan akan datang di Negeri Jiran pada Februari mendatang membawa seorang asisten pelatih, pelatih kiper, pelatih kebugaran, dan seorang analis.

Menurut Presiden Asosiasi Pelatih Sepak Bola Malaysia (FCAM), Bhaskran R Satiananthan, Pan Gon juga butuh seorang pelatih lokal guna menjadi pemandu.

“Dia [Pan Gon] seperti orang yang disiplin dan tahu pertandingan berdasar dari latar belakangnya. Tetapi saya percaya dia butuh asisten pelatih lokal yang bagus,” kata Satiananthan yang sempat menjalani kursus pelatih lisensi pro bersama juru latih asal Korea Selatan tersebut.

“Dia akan memiliki empat asisten yang tidak berpengalaman dengan sepak bola Malaysia, jadi dia butuh asisten lokal yang berpengalaman dan memiliki kemampuan. Dia tidak bisa mengandalkan direktur teknik [FAM, Scott O’Donell] yang juga orang baru di sepak bola Malaysia dan bukan orang lokal,” sambungnya dikutip dari New Straits Times, Senin (24/1/2022).

Satiananthan berkaca dari pengalaman menjadi asisten empat orang pelatih asing di timnas Malaysia, yakni Claude Le Roy, Hatem Souisi, Allan Harris, dan Bertalan Bicskei.

“Tak mudah memahami pesepakbola Malaysia. Le Roy bilang ke saya lebih mudah memahami pemain Afrika ketimbang pemain Malaysia. Ini Le Roy yang bilang merupakan pelatih ternama di Afrika.”

“Allan Harris punya pendekatan terbaik saat jadi pelatih. Dia beradaptasi dengan pemain ketika berbicara filosofi bermain. Kita akan lihat apa pendekatan Pan Gon tetapi satu hal yang pasti, dia butuh pelatih lokal yang bagus untuk membantunya,” terang mantan pelatih timnas Malaysia tersebut.

Pan Gon mendapat kontrak dua tahun dengan opsi perpanjangan dua tahun lagi jika memiliki kinerja yang memuaskan. Pelatih 52 tahun itu masih akan menjalani tugas-tugas akhir sebagai Direktur Teknik Asosiasi Sepak Bola Korea Selatan (KFA) sebelum tiba di Malaysia pada Februari mendatang.

Rencananya Pan Gon akan memonitor semua pemain di Liga Malaysia dan menggelar pemusatan latihan nasional pada maret guna mempersiapkan timnas Malaysia untuk kualifikasi Piala Asia, Juni 2022. (ndi)

  • Bagikan