Penjual Rombengan Ini Ditemukan Tewas Gantung Diri

  • Bagikan
Penjual Rombengan Ini Ditemukan Tewas Gantung Diri
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) Dikupang ditemukan Tewas Gantung diri. Terindenfikasi korban berinisial EF (30) IRT yang berprofesi sebagai Penjual Rombengan, Minggu (16/01/2022).

Kasus gantung diri terjadi Rumanhnya Dikelurahan Sikumana,Kota Kupang. Korban ditemukan gantung diri oleh Musa Daniel Ome yang merupakan suaminya sendiri.

Pihak Polsek Maulafa yang mendapatkan informasi tersebut dari warga sekitar, langsung mendatangi tempat kejadian perkara (TKP), yang mana dipimpin langsung oleh Kapolsek Maulafa AKP Jeri Puling.

Suami korban, Musa D.Ome (Suami) dilokasi kejadian mengaku bahwa saat itu dirinya sedang mengantar pesanan pakaian rombengan di jalan Air Lobang 2, Kelurahan Sikumana.

Namun, kata Ome, saat kembali ke kediamannya, dirinya menemukan korban (isterinya) dalam kondisi tergantung menggunakan sebuah tali dibagian pintu dapur rumah mereka, yang mana saat itu posisi kaki korban melipat ke belakang.

“Melihat kejadian tersebut saya langsung

memeluk dan menurunkan korban dan membuka tali yang terlilit dileher korbanĀ  dan meletakan korban dilantai,” katanya.

Usai menurunkannya, lanjutnya, dirinya membawa korban yang tidak sadarkan diri kedalam kamar tidur lalu menghubungi pihak keluarga guna membawa korban ke Rumah Sakit Boromeus Bello agar mendapatkan pertolongan medis.

“Setelah dibawah ke Rumah sakit dan dilakukan tindakan medis namun nyawa korban sudah tidak bisa diselamatkan,” ungkap Ome.

Kapolres Kupang Kota, AKBP Satrya Perdana Binti Tarung, Melalui kapolsek Maulafa AKP,Jerry Puling, Di konfirmasi Media ini, Senin (17/01/2022) Membenarkan kejadian tersebut.

Menurut Kapolsek, Bahwa dari hasil pemeriksaan luar oleh pihak RS.Carolus Boromeus, tidak terdapat luka atau bekas kekerasan lain pada korban, Hanya pada leher korban yang terdapat lilitan tali.

“Korban juga sempat mengeluarkan air kencing diduga kontraksi akibat gantung diri, ” kata Kapolsek.

“Pihak keluarga korban menerima kematian korban dan pihak keluarga telah membuat surat pernyataan penolakan untuk dilakukan otopsi,” tandasnya.(rey)

  • Bagikan