Kabupaten Bekasi Tangani 146 Kebakaran di 2021

  • Bagikan
Kabupaten Bekasi Tangani 146 Kebakaran di 2021
Kepala Disdamkar Kabupaten Bekasi Hasan Basri /net
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kabupaten Bekasi, Jawa Barat mencatat ada sebanyak 146 peristiwa kebakaran di daerahnya yang ditangani sepanjang tahun 2021 berdasarkan laporan masyarakat.

“Selama periode Januari-Desember 2021 kami telah menangani 146 kejadian kebakaran serta evakuasi penyelamatan sebanyak 300 kejadian dengan total keseluruhan berjumlah 446 kejadian,” kata Kepala Disdamkar Kabupaten Bekasi Hasan Basri, di Cikarang, Selasa (25/1/2022).

Dia menjelaskan kebakaran sepanjang tahun lalu terjadi di sejumlah lokasi antara lain 31 kejadian kebakaran alang-alang dan kebun kosong, 30 kejadian di rumah tinggal, serta 24 peristiwa kebakaran limbah.

Kemudian 22 kejadian di ruko, toko, dan gudang, 15 kebakaran akibat korsleting gardu listrik, delapan bangunan sekolah dan pusat perbelanjaan, lima pabrik, empat bengkel, dua pipa gas, dan dua kandang ternak.

“Sisanya satu kejadian kebakaran masing-masing di rumah makan, mesin, serta kendaraan bermotor,” katanya.

Di periode yang sama pihaknya juga melakukan evakuasi saat kebakaran, banjir, serta korban tenggelam melalui koordinasi bersama BPBD Kabupaten Bekasi dan Tim SAR.

Evakuasi serupa juga dilakukan terhadap laporan masyarakat di antaranya penanganan hewan berbahaya, hewan buas dan sejenisnya, hingga melepas cincin dari jari.

“Damkar juga membantu warga untuk menjalankan fungsi evakuasi terhadap sarang tawon hingga ular dan buaya,” ucapnya.

Pihaknya terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dengan merespon cepat laporan warga dalam penanganan kebakaran melalui optimalisasi pencegahan, pemadaman, dan penyelamatan.

Disdamkar Kabupaten Bekasi, kata dia, juga mengoptimalkan fungsi pencegahan dengan melakukan sosialisasi kepada masyarakat umum, pelajar, instansi pemerintahan, hingga pengelola kawasan industri.

“Sekarang yang banyak itu permohonan dari anak-anak sekolah. Biasanya kami menerima kunjungan anak-anak sekolah ke sini. Mereka kita perkenalkan seputar mobil pemadam. Tapi karena saat ini pandemi, untuk sosialisasi kita yang datang ke sekolah,” katanya.

“Di sejumlah objek vital nasional seperti kawasan industri kami juga melakukan sosialisasi hingga pelatihan penanganan kebakaran menggunakan sarana pemadam kebakaran,” demikian Hasan Basri. (ndi)

  • Bagikan