Wujudkan Mandalika Jadi The Indonesia’s New Brand, Pemda Disarankan Perbanyak Event

  • Bagikan
mandalika
Sirkuit Mandalika/Net
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Pasca pelaksanaan Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) dan World Super Bike (WSBK) yang di nilai berjalan lancar, berjalan lancar setelah Sirkuit Mandalika di Launching secara resmi oleh Presiden RI, Jokowidodo, November lalu.

Event IATC dan WSBK yang diklaim sebagai event uji coba sebelum pelaksanaan Moto GP itu menuai banyak pujian dari berbagai pihak dan latar belakang, baik unsur pemerintahan daerah, pemerintah pusat dan bahkan organisasi balap dunia Dorna sendiri selaku pemeggang hak atas terselenggaranya event bergengsi tingkat dunia. “Dorna salut dan memuji Kapolda NTB, atas sistem pengamanan balapan di Sirkuit Mandalika yang di rasakan aman,” kata Karman BM. Kamis (2/12).

Menurut Karman, faktor keamanan sangat menjadi penentu utama. Bahkan Menko Marvest Luhut Binsar Panjaitan juga menyampaikan apresiasi terhadap penyelenggara karena balapan IATC dan WSBK di klaim di tonton milyaran mata sedang melotot ke Mandalika.

“Itu semua tambahan bukti pendapat saya sebelumnya yang menyatakan everbody happy. Alhamdulillah,” terangnya.

Lebih jauh, aktivis Kepemudaan yabg juga sebagai tim pemenangan Jokowidodo pada Pilpres 2019 laku, mengatakan betapa besarnya atensi, interest dan sharing warga dunia terhadap Mandalika yang begitu besar. Bisa diliat dari pergerakan algoritma dan filter buble di sosial media. Full bahas mandalika dan tema turunannya. Ini semua adalah berkah.

Tak ada gading yang tak retak. Tak ada jalan yang tak berlubang. Dua pribahasa yang familiar menggambarkan dibalik puja puji dan apresiasi, pasti ada hal yang mesti diperbaiki. Terlalu banyak pekerjaan rumah yang harus dikerjakan oleh Pemda NTB dan Pemda Kabupaten Kota se NTB, untuk menyambut gelaran Moto GP Maret 2022 nanti. “Jadi Pemda harus mempunyai planing kedepan program – program setelah MotoGP maupun sebelumnya, agar kegiatan tidak terputus,” sebutnya.

Saat ini, gelaran IATC dan WSBK, membuat pemerintah terlalu fokus pada Mandalika. Yang notabene itu menjadi tanggung jawab utama ITDC dan MGPA. Selain dari itu sangat minim. Seperti penyiapan even-even complementer yang dapat memberikan pengalaman lebih bagi para pengunjung dan penonton.

Pengujung mandalika tidak semua hobby olahraga balap, tapi sebagian besar juga karena tertarik menikmati keindahan alam sekitar mandalika. Disitulah perlunya pemda menyiapkan event-event tambahan.

Contoh event-event yang bisa menambah pengalaman para touris dan pengunjung mandalika adalah, adanya tarian-tarian tradisional, peresean, pagelaran wayang, dan even yang bernuasa tradisional lain.

“Event-event itu bisa diperfomed di bandara, juga bisa jadi tontonan yang dibuat dibeberapa titik selain mandalika dan oleh pemda selain Loteng dan Pemprov NTB,” sebutnya sembari mengungkapkan, upaya ini bagian dari salah satu cara kita menjaga kepercayaan Pak Jokowi dan berkah dari Tuhan. Kita wujudkan Mandalika jadi icon baru Indonesia di dunia dan menjadi Indonesia’s new Brand. (LS)

  • Bagikan