Kajari TTU Beri Warning Untuk Oknum ASN Pemegang Asset Pemerintah

  • Bagikan
Kajari TTU Beri Warning Untuk Oknum ASN Pemegang Asset Pemerintah
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Setelah menandatangani MoU dengan Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU), Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Kabupaten TTU, Roberth Jimmy Lambila, S. H, M. H, dengan tegas memperingati Aparatur Sipil Negara (ASN) diwilayah Pemda Kabupaten TTU.

Kajari Kabupaten TTU, Roberth Jimmy Lambila, S. H, M. H kepada wartawan, Rabub(01/12/2021) dengan tegas memberi peringatan kepada ASN dilingkup Pemda Kabupaten TTU.

Lambila mengatakan bahwa Kejari Kabupaten TTU telah memiliki data terkait asset Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten TTU yang saat ini masih dikuasai oleh sejumlah ASN.

“Jangan main – main soal asset. Kami sudah punya data secara lengkap siapa – siapa yang masih pegang asset milik Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Timor Tengah Utata (TTU),” tegas Lambila.

Lambila mengatakan hal ini dilakukannya guna menindaklanjuti hasil kesepakatan tersebut, pihaknya membentuk Tim Satuan Tugas untuk melaksanakan pengamanan aset milik daerah kabupaten TTU.

Dilanjutkan mantan Kasi Dik Kejati NTT ini, sebagai Ketua Tim Satuan Tugas, dirinya mempunyai target-target tertentu dalam penanganan masalah ini.

” kita awali dengan inventarisasi secara baik, mana yang bermasalah berat, ringan, dan sedang. Setelah itu baru kita akan membuat rencana langkah-langkah strategis bagaimana aset-aset itu diamankan, ” jelasnya.

Lambila menjelaskan, selain Kejaksaan, sejumlah pihak yang akan turut dilibatkan dalam Tim Satuan Tugas yakni, Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) TTU, Badan PertanahanNasional (BPN), Inspektorat TTU serta Satpol PP.

Roberth memastikan, dalam kurun waktu 3 bulan, sudah ada aset milik Pemda TTU yang bisa dilakukan pengamanan oleh Tim Satuan Tugas yang dipimpinnya.

” masalah aset merupakan masalah klasik yang merupakan warisan dari pemerintahan-pemerintahan sebelumnya, dan jangan dibiarkan berlarut-larut, kita harus segera menyelesaikan, dan saya punya target paling tidak dalam waktu 3 bulan sudah ada aset daerah yang kita amankan, ” pungkasnya.(rey)

  • Bagikan