Henry Subiakto Ingin Mundur dari Staf Ahli Kominfo, Fadli Zon: Keputusan Tepat

  • Bagikan
jokowi
Ketua BKSAP DPR RI yang juga merupakan Wakil Ketua Jaringan Antar Parlemen Global Anti-Korupsi GOPAC Fadli Zon /Net
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Staf Ahli Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Henry Subiakto berencana mau mundur dari posisinya.

Ia bilang rencana mundur dari jabatan di pemerintahan pada tahun depan.

Henry mengaku rindu sebagai akademisi dan ingin balik mengajar di kampus. Henry yang juga Guru Besar Universitas Airlangga itu menyampaikan rencananya melalui akun Twitternya, @henrysubiakto.

Menurut dia, dengan balik ke kampus maka tidak perlu dibebani dengan istilah sebutan pejabat, dan lainnya. Pun, bisa lebih bebas menyuarakan rasa cintanya terhadap Indonesia.

“Tahun depan saya memutuskan akan berhenti dari jabatan di pemerintah. Saya rindu sbg orang kampus, yg tdk perlu dibebani dg sebutan pejabat dll. Saya akan lbh bebas suarakan kecintaan saya pd negeri ini, menggadapi mrk yg perilaku dan ucapannya merugikan bangsa besar ini,” demikian tulis Henry dikutip pada Minggu (19/12).

Cuitan Henry itu dikomentari netizen hingga pegiat media sosial. Salah satunya politikus Anggota DPR dari Gerindra, Fadli Zon.

Menurut Fadli, keputusan Henry berhenti dari jabatannya sudah benar. Bahkan, ia menyarankan agar Henry bisa kuliah lagi.

“Keputusan yg tepat, kalau bisa kuliah lagi,” cuit Fadli.

Henry kembali menulis cuitan. Menurut dia, media sosial saat ini dipenuhi berbagai macam manusia seperti yang rasional, bersyukur, hingga selalu kecewa. Tapi, ada juga manusia yang hobi menyerang Presiden Jokowi, Kepala Staf TNI AD Jenderal Dudung Abdurachman hingga orang biasa yang tidak sepikiran.

“Medsos itu dipenuhi manusia macem-macem. Ada yang rasional, ada yang suka bersyukur. Ada yang selalul kecewa. Ada yang iseng. Ada yang hobi nyerang. Presiden, Menteri, KASAD, tokoh, hingga orang biasapun diserang selama tidak sepikiran, atau bukan di pihaknya. Jadi santai saja dengan medsos. Yuk ngopi sore,” tambah Henry dalam cuitan lainnya.

Cuitan Henry itu dikomentari beragam netizen. Ada yang mem-bully Henry karena dianggap sebagai profesor yang kerap sebar hoax dan baperan. Namun, ada juga netizen yang mendukungnya.

Salah satu cuitan Henry yang bikin heboh karena unggahannya soal foto disertai narasi seorang anak kecil yang rindu ibunya yang telah tiada karena perang saudara di Irak. Menurut Hendy, anak itu melukis gambar ibunya di lantai dan tidur di atasnya. Dia bilang dalam cuitan itu, banyak manusia menderita karena negaranya hancur dilanda konflik politik.

Lantaran cuitannya jadi heboh dan paham ada kesahalan, Henry akhirnya meminta maaf.

“Untuk itu saya minta maaf atas kesalahan narasi foto tsb. Terima kasih pada teman-teman yang sudab mengoreksinya. Yuk tetap kita jaga kedamaian di negeri ini,” kata Henry.[prs]

  • Bagikan