Duterte Sebur Salah Satu Capres Filipina Pengguna Kokain

  • Bagikan
capres
Presiden Filipina Duterte/Net
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Presiden Filipina Rodrigo Duterte menyebut ada salah satu calon presiden (Capres) Filipina merupakan pengguna narkoba jenis kokain.

Mengutip Reuters, pernyataan itu ia lontarkan pada pidatonya yang disiarkan televisi nasional Filipina.

Meski secara tegas menyebut ada capres Filipina yang menggunakan narkoba, Duterte tak merinci secara jelas capres yang sebut sebagai pengguna kokain.

Duterte dikenal luas dengan kebijakannya yang brutal dalam memberantas peredaran narkoba di Filipina. Dilaporkan sekitar ribuan orang tewas dalam operasi anti-narkoba yang dilancarkan sang presiden.

Duterte sendiri tak lagi mencalonkan jadi Presiden Filipina karena terbentur dengan konstitusi di negara itu terkait masa jabatan presiden.

Dalam pidatonya, Duterte mempertanyakan salah satu capres yang ia sebut sebagai pemakai narkoba tetap nekat maju mencalonkan diri.

“Ada salah satu kandidat menggunakan kokain. Untuk itulah saya bertanya-tanya: ‘Apa yang sudah dilakukan orang ini? Apa kontribusi dia bagi Filipina?'” kata Duterte.

“Kenapa orang-orang Filipina tergila-gila mendukungnya? Saya hanya bertanya,” Duterte menambahkan.

Reuters mencoba menanyakan pernyataan Duterte kepada pelaksana tugas juru bicara sang presiden, Karlo Nograles, namun tak mendapat respons.

“Dia adalah pemimpin yang lemah. Dia mungkin menang telak. Jika itu yang diinginkan rakyat Filipina, silakan,” tutur Duterte dalam pidatonya di Oriental Mindanao.

“Saya tidak membuat-buat intrik. Terserah Anda. Cari tahu siapa orangnya.”

Dalam kesempatan itu, Duterte memuji salah satu capres Filipina, Christopher ‘Bong’ Go..

Selain Christopher ‘Bong’ Go, beberapa nama lainnya terdaftar sebagai capres Filipina untuk Pemilu 2022. Mereka antara lain mantan petinju dunia Manny Pacquiao, Wakil Presiden Filipina Leni Robredo, Wali Kota Filipina Francisco Domagoso, senator sekaligus mantan kepala kepolisian Filipina, Panfilio Lacson, dan Ferdinand Marcos Jr, putra dari pemimpin diktator Ferdinand Marcos.[prs]

  • Bagikan