Dari Jakarta Datang ke Sirkuit Mandalika Bukan untuk Nonton Tapi Malah Maling

  • Bagikan
Dari Jakarta Datang ke Sirkuit Mandalika Bukan untuk Nonton Tapi Malah Maling
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Aksi komplotan pencuri di Gate 3 saat perhelatan World Superbike (WSBK) berlangsung di Sirkuit Mandalika ketangkap basah. Aksi mereka diketahui polisi berpakaian preman yang ditugaskan Polda NTB, Minggu (21/11). Ada empat orang yang ditangkap.

Belakangan diketahui komplotan pencuri itu berjumlah lebih empat orang, namun yang berhasil ditangkap baru 4 orang, semua berasal dari Jakarta.

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTB, Kombes Pol Hari Brata mengatakan, dari hasil interogasi petugasnya, bahwa komplotan pencuri itu memang sengaja datang ke Sirkuit Mandalika untuk menjalankan aksinya.

“Satu dari mereka merupakan residivis, berjenis kelamin perempuan,” beber Hari Brata.

Dijelaskannya, keempat komplotan yang berhasil ditangkap itu, satu jenis kelaminnya laki-laki, tiga di antaranya jenis kelaminnya perempuan, masing-masing berinisial MA kemudian LO dan AW untuk yang perempuannya, sementara yang laki-laki DC.

Keempat komplotan itu berhasil diringkus berdasarkan keterangan dari satu rekannya yang berhasil ditangkap terlebih dahulu di Get 3 Sirkuit Mandalika.

Setelah dilakukan interogasi dan polisi berhasil mengetahui identitas 3 pelaku lainnya, Tim Puma Polda NTB langsung memblokade semua jalur keluar di Sirkuit Mandalika dan di jalur keluar Pulau Lombok.

Tak lama kemudian 3 palaku lainnya berhasil diamankan di Pelabuhan Lembar, Kabupaten Lombok Barat (Lobar) ketika hendak naik kapal Fery untuk meninggalkan Pulau Lombok.

“kini keempat pelaku sudah kita amankan di Polres Lombok Tengah,” katanya.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Lombok Tengah, IPTU Redho Rizki Pratama yang dihubungi via telpon Radarmandalika.id membenarkan kejadian tersebut, katanya ada delapan jumlah pelaku yang diamanakan.

Di antaranya 4 orang laki-laki dan 4 orang perempuan. Dimana dengan barang bukti berupa 3 buah HP curian dengan keterangan pelaku yang beraksi di dua tempat. Yakni, di Sirkuit Mandalika dan di Mall Epicentrum Mataram.

“Untuk lebih lanjut dan pendalaman kasus ini langsung ditangani oleh Tim Puma Polda NTB, ” katanya.

Ditambahkan Kapolres Lombok Tengah, AKBP Heri Indra Cahyono menerangkan, kejadian tersebut telah diamanakan dan dialakukan pendalaman oleh Polda NTB.

Dimana, anggotanya tetap berkomitmen dalam suksesi pengamanan event WSBK. Hal ini terbukti berjalan aman tertib lancar dan sukses.

“Kami tetap siap siaga dalam pengamanan WSBK,” katanya singkat.(Din)

  • Bagikan