Adu Mulut Ibu Arteria Dahlan dan Perempuan di Bandara Soetta Berbuntut Saling Lapor

  • Bagikan
arteria
Anggota Komisi III DPR Arteria Dahlan/Net
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Insiden adu mulut antara ibu Arteria Dahlan dan seorang perempuan yang mengaku sebagai anak jenderal Bintang 3 terjadi di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten. Polisi menyebut kedua belah pihak saling membuat laporan.

Adu mulut antara ibu Arteria Dahlan dan seorang perempuan ini terungkap melalui akun instagram Wakil Ketua Komisi III Ahmad Sahroni, @ahmadsahroni88. Dalam video tersebut, ibu Arteria Dahlan dimarahi dan dimaki oleh seorang perempuan muda.

Perempuan itu juga menyatakan bahwa ayahnya jenderal TNI bintang 3. “Tahu dirilah siapa aja,” ujar perempuan tersebut. Video juga menampilkan mobil berpelat nomor TNI yang digunakan oleh perempuan muda tersebut.

Kasubag Humas Polresta Bandara Soekarno Hatta AKP Prayogo mengatakan, kedua pihak saling lapor atas kejadian tersebut. Kedua pihak saling melaporkan kejadian adu mulut atau percekcokan di Bandara Soekarno-Hatta itu sebagai hal tidak menyenangkan atau merasa dipermalukan.

“Tuntutan dari kedua belah pihak ya saling melaporkan, ya mungkin merasa tersinggung, merasa dipermalukan,” kata dia saat dikonfirmasi, Senin (22/11).

Pihak kepolisian akan memanggil kedua belah pihak untuk dimintai keterangan. Prayogo mengatakan, kepolisian mengupayakan terlebih dahulu langkah mediasi untuk kasus tersebut.

“Sementara langkah yang diambil setelah mengambil keterangan ya kita cari jalan yang terbaik dimediasi atau bagaimana, tapi semua tergantung pada pelapor. Jika pelapor tetap ingin melanjutkan kasusnya, ya kita lanjutkan,” ujarnya.

Prayogo menuturkan, pemanggilan terhadap kedua belah pihak akan dilakukan secepatnya. “Iya dipanggil. Sementara baru bikin laporan nanti teknisnya dari penyidik ya. Sementara belum ada info (kapan pemanggilan). Ya secepatnya kalau bisa, biar cepat selesai,” kata dia.

Terkait pengakuan wanita muda yang mengaku sebagai anak Jenderal Bintang 3, Prayogo mengatakan, kepolisian tidak menyelidikinya. “Itu kan enggak menyangkut pidananya. Oh, tidak (perlu) bisa saja nyebut-nyebut. Kan enggak masuk materi kasusnya,” tuturnya.[prs]

  • Bagikan