Tok! Jakarta Resmi Jadi Tuan Rumah Formula E 2022

  • Bagikan
Tok! Jakarta Resmi Jadi Tuan Rumah Formula E 2022
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi jadi tuan rumah Formula E 2022. Keputusan itu ditetapkan melalui FIA Wolrd Motor Sport Council di Paris, Jumat (15/10).

Forum tersebut turut meratifikasi kalender balapan musim ke-8 tahun 2021/2022 mendatang.

Chief Championship Officer sekaligus Co-founder Formula E, Alberto Longo, menyampaikan apresiasi yang tinggi atas partisipasi Indonesia. Longo juga menekankan pentingnya Jakarta E-Prix bagi Indonesia dan ABB Formula E.

Lebih lanjut, Longo mengapresiasi upaya Presiden Jokowi dalam mengurangi ketergantungan Indonesia pada energi konvensional dan beralih pada energi ramah lingkungan, sebuah filosofi yang senada dengan pandangan FEO.

“Apalagi dalam merealisasikan filosofi tersebut dan untuk mengambil manfaat dari trend mobil listrik dunia, Presiden Joko Widodo berencana menjadikan Indonesia sebagai pusat produksi mobil listrik dan baterai mobil,” kata Longo.

Direktur Utama Jakpro, Widi Amanasto mengatakan ajang trek balapan dalam kota ini bertujuan untuk mempromosikan Indonesia dan Jakarta kepada dunia internasional.

“Kami ingin masyarakat dunia menyaksikan kemajuan Indonesia, sehingga mereka tanpa ragu berkunjung ke Indonesia. Baik sebagai turis maupun investor,” kata Widi dalam keterangan tertulis, Sabtu (16/10).

Ia menyebutkan bahwa tahun depan akan terdapat sejumlah ajang kegiatan internasional yang akan digelar di Indonesia. Oleh sebab itu, akan ada kesempatan besar untuk mempromosikan Indonesia.

Ajang Formula E di Jakarta akan digelar dalam rangkaian acara sepanjang beberapa bulan hingga Juni 2022 mendatang. Hal itu dilakukan untuk memaksimalkan manfaat ekonomi dari gelaran tersebut.

“Kami berharap, balapan ini akan mendatangkan manfaat bagi banyak pihak,” kata Ketua OC Jakarta E-Prix, Gunung Kartiko.

Kartiko memastikan ajang Formula E tak akan digelar di Monas. Namun demikian, Pemprov menyiapkan lima lokasi lain sebagai venue alternatif untuk mengganti opsi tersebut.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria menyebut lokasi yang akan dijadikan alternatif itu di antaranya adalah pulau reklamasi.

“Salah satunya tadi yang sudah disebut ya. Tempat lainnya mohon maaf saya belum bisa menyampaikan. Kita menunggu lah, kalau sekarang sudah disampaikan jadi ramai. Nanti kalau jadi ramai malah jadi sulit ya,” kata Riza kepada wartawan, Rabu (7/10).[prs]

  • Bagikan