Survei Pusdari: Masyarakat Karawang Optimis Ekonomi Bangkit Tahun 2022

  • Bagikan
pusdari
Ilustrasi Karawang/Net
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com Lembaga Survei Pusat Data Riset (Pusdari) menggelar survei bertajuk Kepuasan Publik Terhadap Kinerja Pemerintah Kabupaten Karawang di tengah pandemi Covid 19, digelar di Swiss BellInn, Karawang, Sabtu (24/10/2021).

Direktur Utama Pusdari, Cecep Sopandi menyampaikan hasil survei yang dilaksanakan pada 25 September sampai 1 Oktober 2021 itu menunjuk kan sebanyak 64,3 persen masyarakat menyatakan puas terhadap kinerja Bupati Karawang, Cellica Nurrachadiana terhadap penanganan pandemi.

Hanya 16,8 persen menyatakan tidak puas dan 16,8 menyatakan tidak tahu atau tidak jawab.

Menurut Cecep, meski masih dalam situasi pandemi, kepuasan masyarakat yang tinggi terhadap kinerja Cellica Nurrachadiana berimbas terhadap optimisme masyarakat Karawang dengan situasi ekonomi pada tahun 2022 akan kembali bangkit.

“Meskipun situasi saat ini memburuk karena Covid-19, masyarakat Karawang tetap optimistis tahun 2022 ekonomi akan bangkit tahun 2022,” Kata Direktur Eksekutif Pusdari, Cecep Sopandi, Minggu (24/10/2021).

Dengan optimisme masyarakat itu, Cecep mengatakan pemerintah Kabupaten Karawang harus mampu menjawab tantangan ekonomi ke depan dengan strategi yang tepat.

“Melihat harapan besar masyarakat akan optimisme bahwa ekonomi akan bangkit harus dijadikan momentum Pemerintah Daerah untuk segera meresponnya dengan melakukan langkah-langkah strategis dan nyata, ” Ujar Cecep

Cecep menyebut ketidakpuasan terhadap kinerja Bupati 16,8 persen secara garis besar dipengaruhi oleh faktor ekonomi.

Seperti sulitnya mencari lapangan pekerjaan sebanyak 22,4 persen, kurang memperhatikan masyarakat 11,9 persen, kinerjanya belum terlihat 11,9 persen, pembangunan kurang merata 7,5 persen dan belum menepati janji kampanye 7,5 persen.

“Mencermati hasil survei ini, harapan besar mayoritas masyarakat Karawang adalah pemenuhan kebutuhan dasar, seperti penyediaan lapangan kerja dan stimulus bantuan tunai untuk mendorong daya beli masyarakat, ” Paparnya.

Untuk diketahui, Survei menggunakan multi stage random sampling dengan jumlah 400 responden, tersebar secara merata di Kabupaten Karawang dengan margin off eror sebesar +/- 4,90 persen, pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Responden saat diwawancara berusia 17 tahun keatas atau sudah menikah, teknik pengumpulan data menggunakan wawancara secara tatap muka menggunakan kuesioner dan mengikuti protokol kesehatan.

Dalam rilis survei Pusdari itu hadir Ketua DPRD Kabupaten Karawang, Pendi Anwar, Ketua DPC PDIP Karawang, Taufik Ismail, Juru Bicara Satgas Covid 19, Fitra Hergyana dan Direktur Radar Karawang Taufik Hidayat.[prs]

  • Bagikan