KPK Panggil Tiga Pimpinan DPRA, Terkait Kasus Korupsi Apa Ya…

  • Bagikan
KPK Panggil Tiga Pimpinan DPRA, Terkait Kasus Korupsi Apa Ya...
Plt Juru Bicara KPK, Ali Fikri (ist/net),
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) RI memanggil tiga pimpinan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA) untuk dimintai keterangan dan klarifikasi terkait kasus yang sedang diselidiki lembaga anti rasuah tersebut.

Seperti dikutip dari Antara, Jumat (22/10/2021), Juru Bicara KPK, Ali Fikri, membenarkan adanya pemanggilan pimpinan DPR Aceh tersebut untuk dimintai keterangan terhadap penyelidikan yang sedang berlangsung.

“Informasi yang kami terima, terkait permintaan keterangan dan klarifikasi dalam kegiatan penyelidikan oleh KPK,” kata Ali Fikri.

Adapun tiga pimpinan DPR Aceh yang dipanggil KPK tersebut, adalah Wakil Ketua I Dalimi dari Partai Demokrat, Kemudian Wakil Ketua II Hendra Budian dari Partai Golkar dan Wakil Ketua III Safaruddin politisi Partai Gerindra.

Mereka akan menjalani pemeriksaan KPK di kantor Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Perwakilan Aceh mulai hari Senin pekan depan.

Ali Fikri menyampaikan, karena masih dalam tahap proses penyelidikan, KPK belum dapat menjelaskan lebih rinci perihal kasus yang sedang ditangani di tanah rencong tersebut.

“Saat ini kami belum bisa sampaikan lebih jauh mengenai detail materinya. Namun demikian perkembangan seluruh kegiatan KPK dimaksud akan kami sampaikan lebih lanjut,” ujar Ali Fikri.

Seperti diketahui, sebelumnya KPK juga sudah memanggil sejumlah pejabat Aceh dalam rangka penyelidikan perkara dugaan tindak pidana korupsi di Aceh.

Adapun pejabat Aceh yang telah diperiksa KPK antara lain Sekda Aceh Taqwallah, Kadishub Aceh Junaidi, mantan Kadis PUPR Aceh Fajri, mantan Direktur RSUD Zainoel Abidin Banda Aceh Azharuddin, mantan Kepala Bappeda Aceh Azhari dan mantan Kepala Keuangan Aceh Bustami.

Pejabat Aceh yang telah diperiksa sebelumnya tersebut dimintai keterangan terkait sejumlah kegiatan yakni mulai dari proyek multiyears, pembangunan gedung oncology center RSUDZA, hingga pengadaan Kapal Aceh Hebat 1,2 dan 3. (ndi)

  • Bagikan