Pemkab Tulungagung Siap Buka Kembali Objek Wisata

  • Bagikan
Pemkab Tulungagung Siap Buka Kembali Objek Wisata
Pengetatan Objek Wisata (Ist)
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Pemerintah Kabupaten Tulungagung, Jawa Timur tengah bersiap membuka kembali wisata edukasi kebun binatang mini yang berlokasi di kompleks pendopo kabupaten setempat.

“Sedang dipersiapkan. Pembukaan kembali kebun binatang mini dilakukan seiring dengan semakin terkendalinya penyebaran COVID-19,” kata Kabag Umum Pemkab Tulungagung Sony Wlly Ahmadi di Tulungagung, Jumat (15/10).

Namun tata laksana pembukaan masih harus menunggu status PPKM (pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat) Kabupaten Tulungagung, dari level 3 menjadi level 2.

Dengan ketentuan, lanjut dia, pemerintah daerah melalui pengelola kebun binatang mini pendopo telah mendapat persetujuan dan rekomendasi dari Satgas Percepatan Penanganan COVID-19 setempat.

“Pengajuan izin sudah kami masukkan ke meja satgas. Sepertinya masih menunggu status PPKM turun dari level 3 ke level 2,” katanya.

Saat ini pihaknya tengah mempersiapkan protokol kesehatan yang akan diberlakukan bagi pengunjung wisata edukasi tersebut.

Salah satunya, terkait kewajiban para pengunjung telah teregistrasi di aplikasi pedulilindungi.id.

Sarana untuk cuci tangan bagi pengunjung juga sudah dipersiapkan.

“Kami tidak ingin ada klaster baru di alun-alun, klaster di pendopo karena melihat wisata edukasi,” ujarnya.

Saat ini Tulungagung masih bertengger di level 3, lantaran terganjal capaian vaksinasi bagi lansia.

Kebun binatang mini di kompleks pendopo Kabupaten Tulungagung selama ini kerap menjadi wisata edukasi untuk keluarga dan siswa sekolah.

Di kebun binatang yang luasnya seukuran setengah lapangan sepak bola itu terdapat sejumlah satwa dilindungi, seperti beberapa jenis burung elang, landak, ikan, rusa serta kura-kura air tawar.

Selama pandemi, aneka satwa dilakukan perawatan sebagaimana mestinya. Kendati standar perawatan dan kondisi kandang kerap menuai kritik dari kelompok pecinta satwa.

“Tetap kita lakukan (perawatan), karena makhluk hidup,” katanya.

Sony mengatakan, pihaknya berencana menambah koleksi dan peremajaan satwa yang ada di kebun binatang mini tersebut.

Pasalnya banyak binatang yang berada di kebun binatang mini ini sudah berusia tua. “Rencana terdekat nanti burung-burung hias,” katanya.

  • Bagikan