Kawal Akuntabilitas, BPKP Terjunkan 54 Auditor Tata Kelola Penyelenggaraan PON Papua

  • Bagikan
Kawal Akuntabilitas, BPKP Terjunkan 54 Auditor Tata Kelola Penyelenggaraan PON Papua
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) menerjunkan sebanyak 54 auditor untuk mengawal dan mengawasi akuntabilitas tata kelola penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON) Papua.

“Total kontingen auditor BPKP berjumlah 54 orang,” kata Deputi Bidang Polhukam PMK BPKP Iwan Taufiq Purwanto, dalam keterangan resminya, Jumat (15/10/2021).

Auditor sebanyak itu, terdiri atas 26 auditor Perwakilan BPKP Provinsi Papua dan 28 auditor gabungan dari BPKP Pusat dan Perwakilan BPKP berbagai provinsi di Indonesia.

Iwan yang mewakili Kepala BPKP Muhammad Yusuf Ateh sebelumnya juga menyempatkan mengunjungi langsung para auditor BPKP yang sedang bertugas pada beberapa arena penyelenggaraan PON Papua di Merauke dan Jayapura.

Dalam kunjungan itu, Iwan didampingi Kepala Perwakilan BPKP Provinsi Papua Yan Setiadi, Direktur Pengawasan Bidang Sosial dan Penanganan Bencana BPKP, Michael Rolandi Cesna Brata, dan beberapa koordinator pengawasan BPKP.

Menurut dia, BPKP melakukan pendampingan dan pengawasan atas penyelenggaraan (games times) PON XX Papua di Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Kabupaten Mimika, dan Kabupaten Merauke, serta pada PB PON XX.

Tak lupa, Iwan menyampaikan terima kasih kepada para auditor yang telah mengawal penyelenggaraan PON Papua hingga selesai.

“Terima kasih kepada rekan-rekan BPKP yang tanpa kenal lelah menjaga akuntabilitas dan tata kelola penyelenggaraan PON,” kata Iwan.

Di sela tinjauannya di arena pertandingan PON Papua, Iwan mewakili Kepala BPKP juga mendapatkan kehormatan untuk mengalungkan medali kepada atlet pemenang cabang olahraga renang 200 meter putra.

“Di sela-sela tugas pengawasan penyelenggaraan PON Papua, kami (BPKP) masih diberikan kepercayaan untuk mengalungkan medali kepada para atlet renang,” katanya.

Kepercayaan yang diberikan Panitia Besar PON XX Papua terhadap BPKP, kata dia, merupakan bentuk apresiasi atas peran pengawalan dan pengawasan yang telah dilakukan BPKP sejak tahap persiapan sampai dengan penyelenggaraan PON berakhir.

PON Papua berlangsung pada 2-15 Oktober 2021 yang dibagi pelaksanaannya di empat daerah, yakni Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Mimika, dan Merauke.

Meski baru dibuka pada 2 Oktober kemarin, ada beberapa cabang olahraga yang sudah memulai jalannya kompetisi dan perebutan medali sejak pertengahan September lalu.

Ada sebanyak 37 cabang olahraga, 56 disiplin, dan 681 nomor pertandingan di PON Papua yang diikuti oleh 34 kontingen dengan jumlah atlet mencapai 7.039 orang dari seluruh Indonesia.

Rencananya, even olahraga nasional empat tahunan tersebut akan ditutup oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin di Stadion Lukas Enembe, Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, Papua, Jumat ini. (ndi)

  • Bagikan