Sita Aset Terpidana Kasus Bank NTT Surabaya, Kajati NTT : Segera Kami Serahkan

  • Bagikan
Sita Aset Terpidana Kasus Bank NTT Surabaya, Kajati NTT : Segera Kami Serahkan
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Jaksa eksekusi pada Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT), melakukan penyitaan terhadap aset milik terpidana kasus korupsi pemberian fasilitas kredit pada Bank NTT Cabang Surabaya Tahun 2018 senilai Rp. 148 miliar, Setefen Sulayman pada Jumat, (24/09/2021).

Dalam pelaksanaan penyitaan dipimpin langsung oleh Kasi Eksekusi dan Eksaminasi Kejati NTT, Yupiter Selan dan Herry C. Franklin, Kasi Pidsus Kejari Kota Kupang, Jeremias Pena dan Kasi Barang Bukti (BB) Kejari Kota Kupang, Ierene De Ornay, disaksikan Lurah Kuanino, Ester Fina Bani.

Herry C. Franklin, S. H, M. H kepada wartawan dilokasi penyitaan menegaskan bahwa penyitaan yang dilakukan oleh Kejati NTT berdasarkan putusan Mahkama Agung (MA) RI Nomor : 2400. K/ PID. SUS/ 2021 tanggal 28 Juli 2021 yang telah berkekuatan hukum tetap.

Dijelaskan Herry, penyitaan yang dilakukan oleh tim eksekusi Kejati NTT guna untuk dilakukan pelelangan guna menutupi uang pengganti kerugian keuangan negara yang dibebankan kepada terpidana Stefen Sulayman.

“Disita untuk dilelang guna menutupi uang pengganti kerugian keuangan negara yang dibebankan kepada terpidana Stefen Sulayman,” kata Herry.

Terpisah, Kajati NTT, Dr. Yulianto, S. H, M. H kepada dalam konfrensi perssnya menegaskan bahwa seluruh aset terpidana dalam kasus korupsi Bank NTT Cabang Surabaya akan disita.

Dijelaskan Yulianto, penyitaan telah dilakukan yang mana tim eksekusi mulai dari Surabaya, Jakarta, Kabupaten Belu, Kabupaten Ende dan Kota Kupang berdasarkan putusan MA RI yang telah berkekuatan hukum tetap.

Menurut Yulianto, seluruh aset terpidana kasus Bank NTT Cabang Surabaya berupa mobil, tanah, ruko dan apartemen akan diserahkan kepada Kantor Bank NTT Pusat guna dikelolah sesuai kebutuhan.

“Ada yang bisa dilelang ada yang bisa dijadikan kantor seperti yang di Surabaya dapat dijadikan kantor agar Bank NTT jangan sewa kantor lagi,” kata Yulianto.

Ditegaskan Yulianto, usai dilakukan pendataan secara baik dan penyitaan maka seluruh aset terpidana kasus korupsi Bank NTT cabang Surabaya yang telah berkekuatan hukum tetap berdasarkan putusan MA RI maka akan diserahkan kepada Bank NTT kantor Pusat.

“Setelah selesai sita dan data ulang secara baik maka kami akan serahkan seluruhnya baik tanah, bangunan, mobil dan apartemen akan diserahkan kepada Bank NTT dalam waktu dekat,” tutup Kajati NTT.(rey)

  • Bagikan
Loading...