Rabu Besok, Golkar Serahkan Nama Pengganti Azis ke Pimpinan DPR

  • Bagikan
Rabu Besok, Golkar Serahkan Nama Pengganti Azis ke Pimpinan DPR
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengaku baru akan membuka nama pengganti Azis Syamsuddin untuk posisi Wakil Ketua DPR pada Rabu (29/9) dengan alasan masih ada mekanisme internal.

Hal itu dikatakannya usai rapat pleno DPP Partai Golkar, di Jl Anggrek Neli Murni, Jakarta Barat, Senin (27/9) malam.

“Jadi pertama tentu, masih ada proses yang harus dilaksanakan sesuai dengan mekanisme yang ada. Baik di partai maupun di DPR. Oleh karena itu akan diumumkan Rabu jam 4 sore di DPR,” tutur Airlangga.

Saat ditanya soal nama pengganti Azis, Airlangga hanya menjawab, “Jadi tunggu hari Rabu jam 4 sore, [diumumkan] ketua fraksi [Golkar] didampingi ketua umumnya.”

Sebelumnya, beberapa kader Beringin menyebut nama Sekjen Partai Golkar Lodewijk Firedrich Paulus sebagai penggani Azis. Hal itu akan diresmikan pada pleno malam ini.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPP Partai Golkar Adies Kadir mengatakan pengunduran pengumuman nama itu lantaran ada kesibukan Airlangga pada Selasa (28/9) dan juga prosedur resmi.

“Karena hari Rabu Ketua Umum ingin mengantarkan sendiri suratnya ke Ketua DPR, bersama-sama dengan ketua fraksi dan sekretaris fraksi. Jadi, pertimbangannya itu,” ucapnya.

“Hari Rabu kan biasanya, kalau kebiasaan Pak Presiden, Rabu hari baik ya. Walaupun semua hari baik, tapi Rabu lebih nyaman kali,” imbuh dia.

Diketahui, Presiden Jokowi kerap melakukan perombakan kabinet pada Rabu pon berdasarkan penanggalan Jawa.

Soal nama Lodewijk yang sebelumnya santer disebut-sebut, Adies menyebut itu masih mungkin berubah.

“Ya ini kan selama suratnya belum ditandatangan kalau di politik itu kan apa pun bisa terjadi. Jadi kita, menunggu surat resminya. Yang akan dibawa oleh Ketum ke pimpinan DPR,” kilah dia.

Sebelumnya, Azis Syamsuddin resmi mengundurkan diri sebagai Wakil Ketua DPR RI periode 2019-2024 imbas penetapannya sebagai tersangka oleh KPK.

Bersama dengan mantan Ketua PP Angkatan Muda Partai Golkar (AMPG) Aliza Gunado, Azis disangkakan memberi suap Rp3 miliar dan US$36 ribu kepada mantan penyidik KPK Stepanus Robin Pattuju.[prs]

  • Bagikan
Loading...