Pemkot Usulkan Keberadaan Habitat Buaya di Gang Romoyo Singkawang Jadi Obyek Wisata

  • Bagikan
Pemkot Usulkan Keberadaan Habitat Buaya di Gang Romoyo Singkawang Jadi Obyek Wisata
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Geger penemuan jasad manusia yang nyaris tinggal kerangka di selokan Lapangan Desa Toyogo, Dukuh Krujon, Desa Toyogo, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Jumat (17/9/2021) kemarin.

Relawan PMI Sragen langsung melakukan evakuasi jenazah tersebut, Jenazah tersebut sebagian badannya sudah menjadi kerangka sebagian lagi membusuk.

Setelah dilakukan identifikasi ternyata korban ialah Eko Sutejo (44) warga Dukuh Krujon RT 28, Desa Toyogo, Sambungmacan.

“Setiba di lokasi, tim melakukan proses evakuasi jenazah yang sudah menjadi kerangka di dalam gorong-gorong. Para relawan mengumpulkan tulang belulang dari jenazah tersebut,” kata Ketua PMI Sragen Ismail Joko Sutresno, Sabtu (18/9/2021).

Selanjutnya jenazah di evakuasi ke kamar Forensik RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen menggunakan ambulans Rescue Medic Alfa 05 PSC 119 Sukowati Sragen.

Karena masih berada di masa Pandemi, setelah melakukan respon petugas dan ambulans disterilisasi dan disemprot desinfektan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Penemuan jenazah korban awalnya ditemukan oleh warga sekitar, Mahsun (41) ketika sedang membuang sampah. Dia melihat tulang kepala tengkorak yang masih ada sisa pembusukan.

Atas temuannya tersebut, Mahsun memberitahu warga lainnya untuk dilakukan penyisiran di saluran air tersebut.

Geger penemuan jasad manusia yang nyaris tinggal kerangka di selokan Lapangan Desa Toyogo, Dukuh Krujon, Desa Toyogo, Kecamatan Sambungmacan, Kabupaten Sragen, Jumat (17/9/2021).

Relawan PMI Sragen langsung melakukan evakuasi jenazah tersebut, Jenazah tersebut sebagian badannya sudah menjadi kerangka sebagian lagi membusuk.

Setelah dilakukan identifikasi ternyata korban ialah Eko Sutejo (44) warga Dukuh Krujon RT 28, Desa Toyogo, Sambungmacan.

“Setiba di lokasi, tim melakukan proses evakuasi jenazah yang sudah menjadi kerangka di dalam gorong-gorong. Para relawan mengumpulkan tulang belulang dari jenazah tersebut,” kata Ketua PMI Sragen Ismail Joko Sutresno.

Selanjutnya jenazah di evakuasi ke kamar Forensik RSUD dr. Soehadi Prijonegoro Sragen menggunakan ambulans Rescue Medic Alfa 05 PSC 119 Sukowati Sragen.

Karena masih berada di masa Pandemi, setelah melakukan respon petugas dan ambulans disterilisasi dan disemprot desinfektan untuk mencegah penyebaran Covid-19.

Penemuan jenazah korban awalnya ditemukan oleh warga sekitar, Mahsun (41) ketika sedang membuang sampah. Dia melihat tulang kepala tengkorak yang masih ada sisa pembusukan.

Atas temuannya tersebut, Mahsun memberitahu warga lainnya untuk dilakukan penyisiran di saluran air tersebut.(Daus)

 

 

 

 

  • Bagikan
Loading...