Connect with us

Daerah

MAN 5 Pasaman Barat Sudah Melakukan Belajar Tatap Muka

Diterbitkan

Pada

image_pdfimage_print

Realita rakyat.com – Meskipun kegiatan belajar-mengajar dilakukan secara terbatas, Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 5 Pasaman Barat sudah membuka sekolah untuk belajar tatap muka (BTM) mulai hari Senin kemaren.

Ya benar, Belajar tatap muka sudah berlangsung hari kedua disekolah ini. Namun masih memberlakukan pergantian sif, kata Yelliza Gusti selaku kepala sekolah diruang kerjanya, Selasa (7/9).

Karena jumlah siswa di sekolah ini ada 245 dan terbagi dalam 9 rombongan belajar, jadi harus memakai pergantian sif. Sementara aturannya dalam satu ruangan maksimal hanya 18 orang yang dibolehkan mengikuti pelajaran di kelas. Jadi dengan begini sekolah melakukan pergantian sif kehadiran kehadiran, kata Yelliza Gusti.

Untuk belajar tatap muka, seluruh ruangan belajar dan ruang guru sudah disemprot disinfektan. Serta di setiap kelas juga sudah disediakan kran cuci tangan dari air mengalir, tambahnya.

Untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan, disini juga ada, Satgas Covid tingkat sekolah yang diurusi oleh guru guru. Serta untuk memutus penyebaran nya, Satgas sudah menyediakan berbagai peralatan seperti pthermo gun, tempat cuci tangan, tisu serta hal-hal lain yang berkaitan dengan protokol kesehatan,” tutur Yelliza Gusti.

Selain belajar tatap muka di sekolah, lanjut Yelliza Gusti, sekolah tetap membuka pembelajaran jarak jauh (PJJ). Karena sistem sif ini merotasi kehadiran siswa. Jadi bagi anak yang tidak hadir hari ini tetap mendapatkan pembelajaran melalui daring, sebutnya.

Meski guru dan murid sudah bertatap muka di sekolah, kegiatan belajar-mengajar tetap harus dilakukan secara terbatas. Artinya kapasitas ruang kelas maksimal 50% dan menerapkan protokol kesehatan yang ketat, katanya.

Untuk informasi per 06 September status Pandemi di Pasaman Barat masih di level 3. Total positif Covid l -19 sebanyak 2.484 orang, sembuh 2.14, meninggal 148, serta dikarantina atau dirawat 195 Orang. Selanjutanya masyarakat yang yang di vaksin baru 15,91% ya itu pada tahap Satu sebanyak 9,98% tahap dua 5,79% dan tahap tiga 0,14%
(Ghani)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Mahasiswa dan PMP Paluta unjuk Rasa, tutup galian C ilegal

Diterbitkan

Pada

Penulis

Baca Berita

Daerah

Sukseskan Operasi Patuh Toba 2021, Sat Lantas Polres Tanjungbalai Tingkatkan Sosialisasi Prokes

Diterbitkan

Pada

Penulis

Baca Berita

Daerah

Walikota Singkawang Dukung Kegiatan Operasi Patuh Kapuas 2021, Tjai Chui Mie : Semoga Masyarakat Mematuhi UU Lalin dan Prokes

Diterbitkan

Pada

Penulis

Baca Berita
Loading...