Connect with us

Nasional

Industri Media Jadi Suatu Harapan Bangkitkan Pariwisata

Diterbitkan

Pada

image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI Sandiaga Salahuddin Uno mengatakan, industri media, komunikasi dan penyiaran seperti televisi dan radio menjadi satu harapan untuk ikut membangkitkan pariwisata dan ekonomi kreatif yang masih terdampak akibat pandemi Covid-19.

Sandiaga Salahuddin Uno, saat berbicara pada seminar nasional Konferensi Penyiaran Indonesia secara virtual, mengatakan pandemi Covid-19 berdampak pada semua sektor, termasuk sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

“Industri televisi, radio dan sektor penyiaran (bagian kreatif) mengalami revival, kami melihat semangat untuk beradaptasi dan inovasi agar dapat bangkit dari pandemi Covid-19, di mana kita terapkan strategi inovasi, adaptasi dan kolaborasi,” katanya, Rabu (15/9).

Menurut dia, ternyata teknologi digital dan teknologi informasi dan komunikasi menjadi fenomena yang spektakuler. “Kita harus menciptakan konten yang yang kreatif, mempersatukan kita dan kita distribusikan informasi yang akurat, terverifikasi dalam bingkai inovasi. Bagaimana informasi tersebut sesuai dengan nilai luhur bangsa dan penyiaran ini,” jelasnya.

Sandiaga Uno pun berharap kepada industri media, komunikasi dan industri penyiaran agar terus berkolaborasi guna menciptakan satu pemikiran luhur, di mana sektor penyiaran mendukung pembangunan bangsa dan mendukung terciptanya generasi ke depan yang berakhlakul karimah.

Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat Agung Suprio mengatakan, pihaknya akan selalu terbuka untuk menerima saran dan kritik yang konstruktif sebagai upaya perbaikan perbaikan kinerja KPI.

“Kami berharap di dalam forum ini para pakar serta pegiat komunikasi dan penyiaran duduk bersama mengkonsolidir gagasan untuk penyiaran yang jauh lebih inovatif dan berkualitas untuk masa depan,” katanya.

Rektor Unhas Dwia Aries Tina Pulubuhu mengatakan, dalam era informasi ini, maka media penyiaran menjadi salah satu backbone kehidupan masyarakat global yang perlu terkoneksi satu sama lain melalui informasi yang terkini yang bisa dijangkau luas.

Media komunikasi dan industri penyiaran harus berbasis pada kepentingan publik. Tidak dipengaruhi oleh kepentingan sektoral atau tertentu yang tidak sangat mengedepankan keadilan, kemanusiaan dan kepentingan kemaslahatan.

“Dukungan sumber daya manusia yang handal sangat diperlukan untuk terciptanya media komunikasi dan industri penyiaran yang tangguh dan sehat serta berbasis kemanusiaan,” ujarnya.

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Nasional

Anak Usia 12 Tahun Mulai Diperbolehkan Dibawa ke Mall

Diterbitkan

Pada

Penulis

Baca Berita

DPR

Dukung Indonesia Jadi Pusat Produksi Vaksin Global, PKS Senayan Minta Pemerintah Lobi WHO

Diterbitkan

Pada

Penulis

Anggota Komisi IX DPR RI Netty Prasetiyani Aher (ist/net)
Baca Berita

DPR

Antisipasi Gelombang Ketiga Covid-19, DPR Minta Pemerintah Tingkatkan Faskes

Diterbitkan

Pada

Penulis

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (ist/net)
Baca Berita
Loading...