Ikut Bantu Pemerintah, Ewindo Donasikan Bantuan Air Bersih dan Sarana Kesehatan ke Petani Pandeglang

  • Bagikan
Ikut Bantu Pemerintah, Ewindo Donasikan Bantuan Air Bersih dan Sarana Kesehatan ke Petani Pandeglang
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Gerakan pemulihan ekonomi warga terdampak pandemi Covid-19 di sektor pertanian terus dilakukan pemerintah. Untuk mempercepat program tersebut, kalangan swasta pun ikut ambil bagian.

Salah satunya adalah, PT East West Seed Indonesia (Ewindo) produsen benih sayuran ‘Cap Panah Merah’ yang ikut mendonasikan sumur, kamar mandi umum, fasilitas cuci tangan serta masker kesehatan bagi petani di Desa Patia, Kabupaten Pandeglang, Banten.

Selain menyediakan akses air bersih, bantuan ini juga dalam rangka membantu memulihkan ekonomi warga sektor pertanian setelah terdampak pandemi Covid-19.

Bantuan ini diprioritaskan bagi sekitar 30 Kepala Keluarga petani dan penduduk sekitar yang benar-benar membutuhkan dukungan. Deputy Seed Operation Director Ewindo, Joko Sareh Utomo, mengatakan program ini adalah bagian dari perwujudan tanggung jawab sosial perusahaan kepada masyarakat, khususnya para petani produsen benih hortikultura mitra Ewindo di Pandeglang.

“Pemberian bantuan ini sebagai salah satu bentuk tanggung jawab sosial perusahaan kepada petani mitra kita di Pandeglang, Banten. Tujuannya, agar petani mendapatkan akses air bersih dalam mengantisipasi kejadian kekeringan dan mengoptimalkan potensi wilayah mereka. Selain itu, kegiatan pendampingan dan pembinaan akan terus kami lakukan,” ujar Deputy Seed Operation Director Ewindo, Joko Sareh Utomo, Minggu (19/9).

Kegiatan ini merupakan kali yang kedua dimana sebelumnya Ewindo juga mendonasikan sumur untuk akses air bersih, kamar mandi dan mushola bagi petani dan warga kurang mampu di Desa Sumur Laban, Pandeglang, Banten. Selain itu, di Kecamata Patia, Angsana dan Sobang Pandeglang Ewindo juga telah memperbaiki sejumlah 10 buah toilet di rumah-rumah petani agar lebih layak digunakan.

Sukra, Ketua Kelompok Tani Karya Tani perwakilan petani Pandeglang mengatakan bantuan ini sangat besar manfaatnya untuk masyarakat. Selama ini masyarakat kesulitan mengakses air bersih ketika mulai memasuki musim kemarau.

“Kami sangat senang dan berterima kasih dengan adanya fasilitas ini. Bantuan itu datang tepat waktu karena area ini di luar musim hujan sangat kesulitan akses terhadap air bersih,” kata Sukra.

Hal yang sama juga disampaikan oleh Wakil Ketua Kelompok Tani Karya Tani Enjoh. Menurut Enjoh selama ini petani banyak mendapatkan manfaat transfer teknologi dan pendampingan dalam memproduksi benih unggul bagi Ewindo. Terlebih lagi, perusahaan juga menyerap hasil panen petani dengan harga yang kompetitif.

“Kami tidak khawatir dengan harga karena sudah ada perusahaan yang akan membeli dengan harga yang pasti,” kata Enjoh.

Enjoh berharap kerja sama ini dapat berjalan terus ke depannya dan akan semakin banyak petani yang mendapatkan manfaat dari kemitraan ini.

“Kerja sama ini sangat menguntungkan petani karena kami tinggal fokus melakukan budidaya dan meningkatkan hasil panen,” tegas Enjoh.

Menurut Joko Sareh Utomo, Ewindo saat ini telah bekerja sama dengan 17.000 petani produksi benih di Jawa Timur, Banten dan Lampung yang mana hasil panen petani diserap secara langsung oleh perusahaan. Selain itu, Ewindo juga membina sekitar 7 juta petani sayuran di seluruh Indonesia.

Sebelumnya, Ewindo membantu pembangunan jembatan di Banyuwangi yang membuat akses petani lahan pertanian semakin mudah. Ewindo juga telah bekerja sama dengan Universitas Jember untuk mengolah sisa hasil ekstraksi dari pertanian produksi, berupa sekitar 3,000 ton labu yang diolah menjadi berbagai produk.

“Kami optimistis dengan antisipasi perubahan iklim dan pola kemitraan yang tepat, sektor pertanian dapat menjadi penyangga di masa krisis akibat pandemi Covid-19 yang kita alami saat ini,” tutup Joko Sareh Utomo.

Tentang East West Seed Indonesia

PT East West Seed Indonesia (Ewindo) merupakan produsen benih hortikultura yang mengembangkan, memproduksi dan memasarkan benih sayuran tropis lokal dengan merk dagang ”Cap Panah Merah”. Didirikan pada tahun 1990, Ewindo memiliki misi untuk menyediakan produk dan pelayanan yang penuh inovasi yang akan meningkatkan pendapatan petani serta mendorong perkembangan dan kualitas produk petani sayuran. Ewindo juga ingin mengembangkan industri benih lokal yang inovatif agar dapat menghasilkan benih sayuran yang berkualitas tinggi.

Sampai dengan tahun 2021 Ewindo telah bermitra dengan sekitar 17.000 petani produksi benih yang tersebar di wilayah Jawa Barat, Jawa Timur, NTT dan NTB. Selain itu Ewindo juga membina lebih dari 7 juta petani komersial yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia. Ewindo didukung oleh 100% karyawan lokal termasuk peneliti dalam negeri. Hingga saat ini Ewindo telah menghasilkan lebih dari 150 varietas benih unggul dan telah mendapatkan sertifikat dari Lembaga Sertifikasi Sistem Mutu Benih Tanaman Pangan dan Hortikultura, ISO 9001:2008 dan akreditasi dari International Seed Testing Association.[prs]

  • Bagikan
Loading...