Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tanjungbalai Apresiasi Penangkapan Oknum Polres Tanjungbalai Terlibat Narkoba

  • Bagikan
Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tanjungbalai Apresiasi Penangkapan Oknum Polres Tanjungbalai Terlibat Narkoba
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com –  Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tanjungbalai mengapresiasi kinerja dari Dit Res Narkoba Polda Sumatera Utara yang baru-baru ini kembali berhasil menangkap salah seorang anggota Polres Tanjungbalai karena diduga terlibat dalam sindikat peredaran Narkotika. Hal itu diungkapkan Eriston Sihaloho SH, Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Tanjungbalai saat dihubungi di ruang kerjanya, Senin (27/9).

“Kita sangat mendukung dan mengapresiasi keseriusan dari Polda Sumatera Utara dalam memberantas peredaran gelap dan penyalahgunaan Narkotika. Keseriusan itu dibuktikan dengan keberanian dari Polda Sumatera Utara untuk menyikat habis para pelakunya termasuk anggotanya yang terlibat dalam jaringan peredaran gelap maupun penyalahgunaan narkotika.

Namun demikian, kita juga berharap, agar Polda Sumatera Utara dapat lebih serius dalam menyikat habis jaringan peredaran gelap narkotika di Sumatera Utara, khususnya di Kota Tanjungbalai ini. Soalnya, kita sinyalir, masih banyak anggota Polres Tanjungbalai yang melindungi bahkan terlibat langsung dalam jaringan peredaran gelap narkotika di Kota Tanjungbalai ini”, ujar Eriston Sihaloho.

Menurut Ketua Fraksi PDI Perjuangan yang juga Ketua Komisi C DPRD Kota Tanjungbalai ini, peredaran gelap dan penyalahgunaan narkotika di Kota Tanjungbalai ini sudah sangat tinggi. Diduga, lanjutnya, hal itu terjadi karena adanya perlindungan atau beking dari oknum penegak hukum bahkan terlibat langsung dalam jaringannya sebagaimana dengan telah tertangkapnya sejumlah anggota Polres Tanjungbalai atas keterlibatannya dalam peredaran gelap narkotika.

Hal itu diungkapkan Eriston Sihaloho SH, saat menanggapi pemberitaan tentang penangkapan terhadap Aipda JD Tambunan, anggota Polres Tanjungbalai oleh Dit Red Narkoba Polda Sumatera Utara baru-baru ini dengan barang bukti diduga Narkotika jenis shabu-shabu sebanyak 2 (dua) bungkus atau sekitat 2 kg. Sementara, pada awal tahun 2021 ini, sebanyak 8 (delapan) orang personil Polres Tanjungbalai juga di tangkap Dit Res Narkoba Polda Sumatera Utara karena terlibat sindikat peredaran narkoba.

Seperti diketahui, informasi yang baru-baru ini diperoleh mengatakan, Aipda JD Tambunan, oknum anggota Polres Tanjungbalai ditangkap petugas Dit Res Narkoba Polda Sumatera Utara pada hari Kamis (23/9) dini hari sekitar pukul 02.00 Wib dari salah satu kamar di Hotel Suranta, Kota Tanjungbalai. Saat diamankan, dari Aipda JD Tambunan bersama dengan temannya M Arisyah (24), ditemukan 2 (dua) bungkusan yang diduga Narkotika jenis shabu-shabu dengan berat sekitar 2 kg.

Sampai saat ini, kedua tersangka berikut dengan barang buktinya masih menjalani pemeriksaan di Dit Res Narkoba Polda Sumut. Dan diduga, selain Aipda JD Tambunan, masih ada anggota Polres Tanjungbalai yang terlibat dalam peredaran gelap dan penyalahgunaan Narkotika di Kota Tanjungbalai. (ign)

 

  • Bagikan
Loading...