Connect with us

Daerah

Edarkan Narkotika Dari Rumah, Dapot Panjaitan Diamankan Sat Narkoba Polres Tanjungbalai 

Diterbitkan

Pada

image_pdfimage_print

Realitarakyat.com- Walaupun sudah menjadikan rumahnya sendiri sebagai tempat untuk mengedarkan Narkotika, namun perbuatannya itu masih juga diketahui oleh Sat Res Narkoba Polres Tanjungbalai. Akibatnya, pada hari Kamis tanggal 2 September 2021 sekira pukul 14.30 Wib, Dapot Panjaitan alias Dapot (39) di ciduk dari rumahnya di Jalan Mesjid, Kelurahan Keramat Kubah, Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjungbalai berikut dengan barang buktinya berupa Narkotika jenis shabu-shabu.

Kapolres Tanjungbalai, AKBP Triyadi, SH,S.IK yang dihubungi melalui Kasubbag Humas, Iptu AD Panjaitan, Jumat (3/9) membenarkan adanya penangkapan tersangka bandar Narkotika jenis shabu-shabu tersebut. Katanya, pengungkapan kasus tersebut dilakukan berkat adanya informasi dari masyarakat setempat.

“Pengungkapan kasus tersebut dilakukan berkat adanya informasi dari masyarakat yang layak dipercaya yang mengatakan, bahwa salah satu rumah di Jalan Mesjid, Kelurahan Keramat Kubah, Kecamatan Sei Tualang Raso, Kota Tanjungbalai sering dijadikan sebagai tempat transaksi/penjualan Narkoba oleh seorang laki-laki bernama Dapot berikut dengan ciri-cirinya. Atas informasi tersebut, Sat Res Narkoba Polres Tanjungbalai yang dipimpin oleh Kanit idik I, Ipda Hendra Karo-karo,SH dan Kanit idik II, Ipda N Tamba bergerak kelokasi guna melakukan penyelidikan dan penangkapan.

Setibanya dilokasi, petugas langsung melakukan pengepungan serta penggrebekan terhadap rumah tersebut dan menemukan seorang laki-laki sesuai dengan ciri-ciri yang diberikan sedang berada dalam kamar memasukan diduga Narkotika jenis shabu-sabu tersebut kedalam kaleng roti merek Hatari. Selanjutnya, dengan disaksikan oleh oknum kepala lingkungan setempat, petugas langsung mengamankan tersangka Dapot Panjaitan alias Dapot (39) serta menyita barang bukti sebanyak 21 bungkus diduga berisi Narkotika jenis shabu-shabu dengan berat kotor 16,09 gram (enambelas koma nol sembilan) gram”, ujar Iptu AD Panjaitan.

Menurut Panjaitan, kepada petugas yang memeriksanya, tersangka Dapot Panjaitan alias Dapot (39) mrngakui bahwa Narkotika jenis shabu-shabu yang disita oleh tim tersebut adalah benar miliknya yang didapatkannya dari seseorang yang dikendalikan dari LP Langkat. Katanya, guna mempertanggung jawabkan perbuatannya itu, pada saat itu juga tersangka langsung di amankan di Kantor Sat Res Narkoba Polres Tanjungbalai.

Diinformasikan juga, bahwa barang bukti yang diamankan dari tersangka Dapot Panjaitan alias Dapot (39) adalah 21 (dua puluh satu) bungkus plastik klip diduga berisikan Narkotika jenis shabu-shabu dengan berat kotor keseluruhan 16,09 (enam belas koma nol sembilan) gram, 4 (empat) bal plastik klip transfaran, 2 (dua) unit timbangan digital /elektrik, 1 unit handphone merk Nokia warna biru, 1 (satu) kaleng roti merk Hatari berisikan plastik bekas diduga shabu-shabu dan uang tunai senilai Rp 315.000 (tiga ratus lima belas ribu rupiah). Atas perbuatannya itu, terhadap tersangka di persangkakan melanggar Pasal 114 ayat (2) Subs Pasal 112 ayat (2) UU No.35 tentang Narkotika, dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun maksimal seumur hidup atau hukuman mati. (ign)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Longsor Terjang 2 Kecamatan di Kabupaten Sukabumi

Diterbitkan

Pada

Penulis

Baca Berita

Daerah

Sebanyak 49 Titik Tanggul Citarum Dalam Kondisi Rusak Parah

Diterbitkan

Pada

Penulis

Baca Berita

Daerah

Baru Tiga Tempat Wisata di Bogor yang Boleh Beroperasi

Diterbitkan

Pada

Penulis

Baca Berita
Loading...