Connect with us

Olahraga

Peraih Dua Medali Emas Asal Italia Bantah Tudingan Gunakan Doping di Olimpiade Tokyo

Diterbitkan

Pada

Peraih Dua Medali Emas Asal Italia Bantah Tudingan Gunakan Doping di Olimpiade Tokyo
Peraih dua medali emas Olimpiade Tokyo 2020 asal Italia Lamont Marcell Jacobs (ist/net)
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Peraih dua medali emas Olimpiade Tokyo 2020 asal Italia Lamont Marcell Jacobs membantah kabar yang menyebutkan bahwa dia menggunakan doping.

Pelari berusia 26 tahun itu justru bersikeras prestasi yang ia raih di ajang Olimpiade tersebut merupakan buah dari kegigihan dan kerja kerasnya selama ini.

Jacobs merupakan orang Italia pertama yang memenangi medali emas Olimpiade nomor lari 100 meter putra, dengan catatan waktu 9,80 detik di Olympic Stadium, Tokyo pada Minggu (1/8/2021) lalu.

Selain itu, ia juga menyabet medali emas dalam nomor estafet 4×100 meter putra.

Sayangnya, atas prestasinya tersebut, Jacobs malah dicurigai menggunakan doping.

Presiden Komite Olimpiade Italia sekaligus legenda atletik Giovanni Malago membantah keras kabar tersebut dan menyebutnya sebagai “kabar yang tidak menyenangkan.”

Akan tetapi, Jacobs dengan santai menanggapi kabar miring tersebut.

“Kabar kontroversial itu sama sekali tidak mempengaruhi saya,” kata Jacobs dikutip dari Reuters, Rabu (11/8/2021).

“Saya tahu bahwa saya bisa sampai di sini karena kerja keras. Saya telah melalui banyak kekecewaan dan kekalahan, tetapi saya selalu bangkit dan terus berjalan ke depan.

“Kalau saya sudah sampai di titik ini (meraih medali emas), ini benar-benar hasil dari kerja keras. Mereka (media) boleh menulis apa saja yang mereka mau,” ujarnya.

Sementara itu, Jacobs mengaku sudah berpisah lama dengan mantan ahli gizinya, Giacomo Spazzini, setelah mendengar bahwa ia diduga sedang diselidiki terkait temuan zat peningkat performa.

“Ini adalah sesuatu yang sejujurnya, saya tidak terlibat, karena sejak pertama kali kami mendengar tentang kasus tersebut, kami langsung berhenti bekerja dengannya (Giacomo Spazzini),” ungkap Jacobs.

“Tapi kami tidak khawatir, sebenarnya orang itu terlibat dalam situasi yang bukan salahnya. Lagi pula, pada akhirnya dia tidak dianggap bersalah, jadi kami santai saja,” ujar Jacobs. (ndi)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Olahraga

Ketua Panwasrah Sebut PON XX Papua Akan Dibuka Presiden, Begini Susunan Acaranya

Diterbitkan

Pada

Penulis

Ketua Panwasrah Sebut PON XX Papua Akan Dibuka Presiden, Begini Susunan Acaranya
Ketua Panitia Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) PON XX Papua, Mayjeng TNI (Purn.) Dr. Suwarno (ist/net)
Baca Berita

Olahraga

LIGA BELANDA – Keok dari Feyenoord, PSV Relakan Posisi Puncak ke Ajax

Diterbitkan

Pada

Penulis

LIGA BELANDA - Keok dari Feyenoord, PSV Relakan Posisi Puncak ke Ajax
ilustrasi (ist/net)
Baca Berita

Daerah

Antisipasi Gangguan Keamanan di Gelaran PON XX, Polisi Papua Terus Pantau Gerakan KKB

Diterbitkan

Pada

Penulis

Antisipasi Gangguan Keamanan di Gelaran PON XX, Polisi Papua Terus Pantau Gerakan KKB
Kapolres Mimika AKBP IGG Era Adhinata (ist/net)
Baca Berita
Loading...