1

Banggar DPRD Loteng Temukan Kenaikan Anggaran Jadi Rp25 Milyar untuk Pengadaan Randis Kadus

Realitarakyat.com – Badan Anggaran DPRD Loteng bertemu Pemda untuk membahas sejumlah anggaran yang diusulkan, salah satunya pengadaan Motor Dinas Kepala Dusun (Kadus). Ternyata, dalam pertemuan itu, terkuak anggaran Randis Kadus itu bukan Rp 18 Miliar, melainkan Rp 25 Miliar, termasuk untuk Organisasi Perangkat Daerah.

Anggota Banggar DPRD Loteng, Haji Supli mengakui dalam rapat tersebut pihaknya menemukan ada beberapa usulan pemerintah daerah yang nilainya cukup besar namun usulan itu dinilai tidak terlalu penting jika dilihat dari kondisi keuangan daerah saat ini.

Contoh, ada Pagu anggaran untuk pengadaan motor dinas Kadus angkanya sekitar Rp 22 miliar dan pengadaan Mobil Dinas di beberapa OPD sekitar Rp 3 miliar lebih.

“Ingat, bukan Rp 18 miliar ya, tetapi Rp 25 milyar. Itu untuk pengadaan motor dinas kadus dan mobil dinas OPD,” ungkap Supli, Selasa 24 Agustus 2021.

Supli berpendapat supaya anggaran untuk pengadaan motor dinas kadus dan mobil dinas OPD itu sementara waktu agar ditunda, mengingat masih banyak persoalan di Loteng yang dinilai perlu mendapat perhatian.

Salah satunya, penambahan anggaran Bansos di Dinas, penambahan insentif guru dan tenaga kesehatan yang selama ini upahnya seakan tidak manusiawi.

Harusnya pemda lebih peka terhadap kondisi masyarakat saat ini, kalau bisa anggarkan program program yang bisa menyentuh langsung ke masyarakat,” pintanya.

Politisi PKS Loteng ini bertanya, apakah dengan pengadaan Randis untuk Kadus dan OPD itu bisa menjamin kesejahteraan masyarakat ditengah pandemi saat ini. Jika tidak, kenapa itu yang harus menjadi program super prioritas dari pemerintah daerah?.

“Bukan kami tidak setuju dengan pengadaan Randis itu, tetapi saat ini jangan dulu deh,” tegasnya.

Supli menambahkan, dirinya sedang memperjuangkan nasib para tenaga kesehatan (Nakes) dan Guru GTT yang selama ini hanya mendapatkan honor Rp 100 ribu perbulan.

“Insyaallah pada pertemuan kedua dengan Pemda, kami akan lebih fokus perjuangkan nasib GTT dan Nakes,” tutup Supli.(LS)