Connect with us

Headline

Waka Koordinator Satgas Covid DPR Ingatkan Distribusinya Obat Gratis Harus Tepat Sasaran

Diterbitkan

Pada

Waka Koordinator Satgas Covid DPR Ingatkan Distribusinya Obat Gratis Harus Tepat Sasaran
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Wakil Koordinator Satgas Lawan COVID-19 DPR, Ahmad Sahroni mengapresiasi kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang secara resmi meluncurkan 300.000 paket obat COVID-19 dan vitamin secara gratis kepada penderita COVID-19 yang sedang menjalani isolasi mandiri (isoman) pada Kamis (15/7) kemarin.

Menurut Sahroni, bantuan ini merupakan langkah yang positif dari pemerintah mengingat semakin banyaknya warga yang terpaksa menjalani isoman karena tidak terlayani di rumah sakit.

“Saya rasa ini langkah yang positif ya, mengingat belakangan ini kita tahu bahwa makin banyak warga yang meninggal saat isoman. Jadi pembagian obat-obatan ini diharapkan bisa menjadi solusi bagi warga yang tidak tertangani rumah sakit. Terobosan begini yang rakyat butuh,” ujar Sahroni dalam keterangannya, Jumat (16/7/2021).

Bendahara Umun Partai Nasdem ini berharap program ini bisa mengurangi jumlah kematian warga ketika menjalani isoman. Fenomena ini tentunya sangat menyedihkan mengingat belum maksimalnya intervensi medis yang didapatkan masyarakat.

“Kalau sampai meninggal ketika isoman itu kan berarti mereka belum sempat mendapat perawatan medis di rumah sakit dan ini yang sangat disayangkan. Karenanya semoga obat-obatan ini bisa menjadi solusi,” tuturnya.

Namun demikian, Wakil Ketua Komisi III DPR ini juga meminta agar pembagian obat-obatan tersebut tetap diawasi dengan ketat dan dipastikan distribusinya berjalan dengan baik. Selain itu, dia juga meminta agar proses administrasinya dipermudah sehingga bisa sampai pada warga yang benar-benar membutuhkan.

“Jumlah obat yang dibagikan cukup banyak, tahap pertama mencapai 300.000 paket obat. Oleh karenanya saya minta kepada kepolisian bersama TNI agar mengawasi dengan ketat paket obat tersebut dan tentu pendistribusiannya juga diperhatikan dengan baik, serta alurnya harus dipermudah atau dipersingkat. Supaya obat ini betul-betul sampai ke para pasien positif COVID-19 tepat waktu,” pungkas Sahroni.(ilm)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum

Pengadilan Tinggi DKI Tolak Banding Habib Rizieq

Diterbitkan

Pada

Pengadilan Tinggi DKI Tolak Banding Habib Rizieq
Habib Rizieq Shihab/Net
Baca Berita

Politik

Diperiksa KPK, Dedi Mulyadi Ngaku Dicecar Pertanyaan Soal Ade Barkah dan Siti Aisyah

Diterbitkan

Pada

Diperiksa KPK, Dedi Mulyadi Ngaku Dicecar Pertanyaan Soal Ade Barkah dan Siti Aisyah
Politikus Golkar Dedi Mulyadi jalani pemeriksaan KPK/Ist
Baca Berita

Kesehatan

Kemenkes Akui Herd Immunity 100 Persen Sulit Tercapai

Diterbitkan

Pada

Kemenkes Akui Herd Immunity 100 Persen Sulit Tercapai
Jubir Vaksinasi Covid Kemenkes Siti Nadia Tarmizi/Net
Baca Berita
Loading...