Connect with us

Nasional

Tjahjo Kumolo Tetapkan Tanggal 27 Juli Jadi Hari Kemenpan RB

Diterbitkan

Pada

Tjahjo Kumolo Tetapkan Tanggal 27 Juli Jadi Hari Kemenpan RB
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) Tjahjo Kumolo menetapkan Hari Jadi Kemenpan RB untuk diperingati setiap tanggal 27 Juli setiap tahun.

“Penetapan ini sejalan dengan tanggal pembentukan Bapekan (Badan Pengawasan Kegiatan Aparatur Negara) pada 27 Juli 1959 oleh Presiden Soekarno,” kata Tjahjo di acara Launching Core Values and Employer Branding Aparatur Sipil Negara secara daring, Selasa (27/7/2021).

Tjahjo mengatakan pembentukan Bapekan merupakan momen bersejarah karena menjadi lembaga negara yang menangani urusan pendayagunaan aparatur negara dan birokrasi.

“Momentum ini juga kami pandang menjadi momentum sejarah yang memiliki nilai historis tinggi sebagai titik tolak perjalanan bangsa dan peran PAN RB dalam pemerintah dan pembangunan nasional,” jelasnya.

Terlebih lagi, tambahnya, visi dan misi pemerintah Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Ma’ruf Amin menempatkan reformasi birokrasi sebagai upaya untuk meningkatkan kualitas sumber daya ASN di Indonesia.

“Ini menempatkan reformasi birokrasi dan pendayagunaan sebagai bagian dari tiang untuk percepatan kualitas sumber daya ASN kita, baik di pemerintah pusat sampai di daerah,” katanya.

Oleh karena itu, Tjahjo mengatakan pada tanggal 27 Juli dipilih sebagai Hari Jadi Kemenpan RB sebagai salah satu episentrum reformasi birokrasi daerah.

“Momen yang spesial ini, kami teguhkan komitmen kuat kami untuk melakukan akselerasi transformasi dan siap menjadi Kemenpan RB sebagai salah satu episentrum reformasi birokrasi di Indonesia,” ujarnya.

Dalam acara secara virtual itu, Presiden Joko Widodo mengatakan setiap ASN harus memiliki orientasi yang seragam dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.

“ASN bukan pejabat yang justru minta dilayani, yang bergaya seperti pejabat zaman kolonial dulu. Itu tidak boleh lagi, bukan zamannya lagi,” kata Presiden.

Presiden mengingatkan seluruh ASN di instansi pusat dan daerah untuk meninggalkan egoisme masing-masing dan harus meningkatkan kolaborasi lintas sektor.

“Semua masalah selalu lintas sektor dan lintas disiplin. Saat ini dunia menjadi serba hybrid, serba kolaboratif. Tidak boleh lagi ada ego, baik ego sektor, ego daerah, dan ego ilmu,” ujar Presiden.[prs]

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Headline

Istana Peringatkan KKB Papua Agar Hentikan Aksi Brutal yang Tidak Miliki Rasa Kemanusiaan

Diterbitkan

Pada

Penulis

Istana Peringatkan KKB Papua Agar Hentikan Aksi Brutal yang Tidak Miliki Rasa Kemanusiaan
Baca Berita

Headline

Menkominfo Johnny G Plate Ajak Kolaborasi Multipihak Lindungi Warganet

Diterbitkan

Pada

Penulis

Menkominfo Johnny G Plate Ajak Kolaborasi Multipihak Lindungi Warganet
Baca Berita

Nasional

Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi Diterapkan di 14 Pasar Rakyat

Diterbitkan

Pada

Penulis

Penggunaan Aplikasi PeduliLindungi Diterapkan di 14 Pasar Rakyat
Baca Berita
Loading...