Connect with us

Headline

Tenyata Ada Tempat Wisata Penduduk Desa Tinggal di Dalam Batu Mirip Sarang Lebah dan Usianya sudah Lebih Dari 700 Tahun

Diterbitkan

Pada

Tenyata Ada Tempat Wisata Penduduk Desa Tinggal di Dalam Batu Mirip Sarang Lebah dan Usianya sudah Lebih Dari 700 Tahun
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Ada banyak desa unik yang membuat wisatawan penasaran untuk datang berkunjung. Salah satunya desa unik yang satu ini. Rumah-rumah yang ada di desa ini berbentuk sarang lebah. Lantas, seperti apa penampakan desa yang dihuni dengan penduduk di rumah sarang lebah?

Di ujung barat laut Iran, terdapat desa kecil yang misterius, dipercaya berasal dari abad ke-13.

Desa ini bernama Kandovan, terletak di provinsi Azerbaijan Timur dan dekat dengan kota Tabriz.

Dilansir dari Heritage Institute, Sabtu (10/7/2021), penduduk setempat percaya, Desa Kandovan sudah berusia setidaknya 700 tahun dan dibentuk oleh orang-orang yang melarikan diri dari tentara Mongolia.

Usai invasi prajurit Mongolia, orang-orang itu memutuskan untuk menetap di dekat Gunung Sahand karena daerahnya yang indah dan membawa banyak manfaat.

1. Rumah Berbentuk Gua

Ternyata rumah yang berbentuk sarang tersebut diakibatkan karena abu vulkanik.

Di Kandovan, abu vulkanis dan sisa letusan Gunung Sahand membentuk pilar-pilar berbentuk kerucut yang terbentuk secara alami.

Pilar-pilar ini memiliki bagian dalam yang kopong dan bagian luar yang keras namun mudah dibentuk, sehingga akhirnya penduduk sekitar memutuskan untuk memanfaatkan gua-gua alami yang ada untuk menjadi tempat tinggal.

2. Murah dan Efisien

Selain unik dan kokoh, bahan pilar ini merupakan insulator yang sangat efisien, membuat rumah terasa sejuk di musim panas dan hangat di musim dingin.

Umumnya, rumah-rumah gua ini terdiri dari dua sampai empat lantai di mana lantai pertama menjadi kandang hewan dan lantai teratas menjadi gudang penyimpanan.

3. Arti Kandovan

Rumah-rumah pilar tersebut dikenal sebagai Karan dalam dialek setempat. Kata Kandovan sendiri datang dari bentuk jamak kando, sarang lebah.

Selain itu, kata Kandovan bisa juga berarti Lahan Penghuni Gua Tak Diketahui.

4. Keindahan Alami Meski terkesan tegap dan intimidatif, Gunung Sahand dikelilingi dengan keindahan alam luar biasa yang kini hanya sebagian dari keindahannya di masa lalu.

Beberapa orang bahkan percaya, dulunya Gunung Sahand memiliki keindahan sekelas Taman Firdaus.

5. Penuh Obat Tradisional Kini, keindahan Gunung Sahand terletak di mata air alaminya yang memiliki sifat menyembuhkan.

Secara tradisional, air dari Gunung Sahand sering digunakan untuk menghancurkan batu ginjal.

Selain airnya, tanaman sekitar pun dipercaya memiliki sifat menyembuhkan dan meningkatkan vitalitas.(Din)

 

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum

Polda Sumsel: Saldo di Rekening Giro Anak Akidi Tio Tak Cukup untuk Transfer Rp2 Triliun

Diterbitkan

Pada

Polda Sumsel: Saldo di Rekening Giro Anak Akidi Tio Tak Cukup untuk Transfer Rp2 Triliun
Baca Berita

Hukum

Berkas Sudah Dilimpahkan, RJ Lino Segera Disidangkan

Diterbitkan

Pada

Berkas Sudah Dilimpahkan, RJ Lino Segera Disidangkan
Baca Berita

Hukum

Polda Metro Sebut Anak Akidi Tio Pernah Dilaporkan dalam Kasus Penipuan Senilai Rp7,9 Miliar

Diterbitkan

Pada

Polda Metro Sebut Anak Akidi Tio Pernah Dilaporkan dalam Kasus Penipuan Senilai Rp7,9 Miliar
Baca Berita
Loading...