Connect with us

MPR

Syarief Hasan Apresiasi Panglima TNI yang Bertindak Tegas Atas Peristiwa Penganiayaan Warga di Papua

Diterbitkan

Pada

image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan, mengapresiasi langkah tegas Panglima TNI, Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, yang telah memerintahkan Kepala Staf TNI AU, Marsekal TNI Fadjar Prasetyo, mencopot komandan Pangkalan Udara TNI AU Johanes Abraham Dimara dan komandan Satuan Polisi Militer Pangkalan Udara TNI AU Johanes Abraham Dimara.

Langkah itu, menurut Hasan, merupakan contoh yang baik yang ditunjukkan pimpinan TNI dalam menanggapi tindak kekerasan yang dilakukan dua oknum anggota TNI AU terhadap seorang warga di Merauke, Papua Barat, Senin (26/7/2021).

“Langkah Panglima TNI patut diapresiasi karena bertindak cepat, tegas, dan terukur sehingga kasus ini tidak berdampak buruk bagi persatuan dan kesatuan bangsa,” kata dia dalam keterangannya di Jakarta, Kamis (29/7/2021).

Ia menilai, yang dilaksanakan Tjahjanto menunjukkan bahwa pembinaan keanggotaan di jajaran TNI berlangsung secara akuntabel dan tanpa pandang bulu.

Hal itu juga patut menjadi contoh bagi pimpinan negara yang lain untuk dapat bertindak tegas jika ada kesalahan yang dilakukan bawahannya.

“Panglima TNI telah melakukan tindakan yang tepat dalam menjaga kondusifitas di Papua. Saya harap semua komponen masyarakat, aparat negara, tokoh agama, tokoh adat, dan masyarakat umum untuk saling menjaga persatuan dan kesatuan bangsa,” ujarnya.

Ia juga meminta agar oknum yang melanggar hukum harus ditindak sesuai peraturan perundang-undangan dan yang penting adalah jangan sampai kejadian di Merauke tersebut mengganggu kehidupan sosial dan politik di Papua.

Syarief berharap kejadian di Merauke menjadi peristiwa terakhir dan jangan sampai ada lagi penegakan hukum yang kehilangan dimensi kemanusiaannya.

Sebelumnya Prasetyo memutuskan mencopot komandan Pangkalan Udara TNI AU Johanes Abraham Dimara dan komandan Satuan Polisi Militer Pangkalan Udara TNI AU Johanes Abraham Dimara dalam pernyataan publiknya, di Jakarta, Rabu (28/7). Walau begitu, nama-nama pejabat baru belum ditentukan.

“Setelah melakukan evaluasi dan pendalaman, saya akan mengganti komandan Lanud JA Dimara beserta komandan Satuan Polisi Militer Lanud JA Dimara,” ujar dia.

Pergantian itu bentuk pertanggungjawaban atas kejadian tindak kekerasan yang dilakukan dua oknum anggota Lanud Dma karena itu komandan satuan bertanggungjawab membina anggotanya.

Ia juga memastikan proses penanganan kasus tersebut akan dilakukan secara transparan dan sesuai aturan yang berlaku.[prs]

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MPR

Wakil Ketua MPR, Syarief Hasan: Pembakaran mimbar Masjid Raya Makassar adalah tindakan intoleran dan supaya ditindak keras sesuai hukum

Diterbitkan

Pada

Penulis

Baca Berita

Headline

Menutup Eksibisi di Papua, Bamsoet Dorong Olahraga E-Sports Topang Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Diterbitkan

Pada

Penulis

Baca Berita

Headline

Lestari : Pengawasan Pelaksanaan Kebijakan PPKM harus Konsisten Mengedepankan Keselamatan Publik

Diterbitkan

Pada

Penulis

Baca Berita
Loading...