Connect with us

Daerah

Sebelum Meninggal Sekda Kota Rusdiyanto Mediun Positif Covid

Diterbitkan

Pada

Sebelum Meninggal Sekda Kota Rusdiyanto Mediun Positif Covid
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Kota Madiun berduka. Ini setelah Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Madiun, Rusdiyanto tutup usia, pada Minggu malam (11/7/2021). Yang bersangkutan meninggal saat menjalani isolasi di RSUD dr. Soedono akibat terpapar covid-19. Pun sebelumnya juga memiliki riwayat komorbid.

Wakil Walikota Madiun, Inda Raya Ayu Miko Saputri pun tidak bisa menyembunyikan kesedihannya.

Sebab, kata dia, almarhum Rusdiyanto dikenal sebagai sosok yang baik, bijaksana dan bertanggung jawab dalam mengemban tugas.

Bahkan juga menjadi panutan dalam menjalankan birokrasi pemerintahan.

Hal-hal yang tidak pernah ia lupakan dari sosok Rusdiyanto adalah orang yang fokus dengan penanganan covid.

Apalagi selama pandemi melanda, yang bersangkutan jauh lebih memikirkan masyarakat terkait dengan jaminan sosial, bantuan sosial hingga penggas dari iuran sukarela para ASN untuk membantu masyarakat terdampak covid-19.

“Beliau (Rusdiyanto) itu bagi saya mungkin bisa segalanya. Kompas juga, tempat curhat, google lah. Semua nanyanya ya ke pak sekda, karena intensitas beliau di kantor jauh lebih banyak. Hal-hal terkait diskusi ya ke pak sekda. Jadi ini kehilangan yang sangat mendalam bagi saya pribadi tentunya bagi semua pegawai Pemkot Madiun. Sosok beliau pengayom dan bijaksana. Bagi saya sudah saya anggap ssbagai bapak. Karena berkaitan dengan pemerintahan saya banyak belajar dari beliau dna beliau selalu memberikan arahan dan teman diskusi yang baik bagi saya,” ujarnya, Senin (12/7/2021).

Senada juga disampaikan Ketua DPRD Kota Madiun, Andi Raya Bagus Miko Saputra. Dirinya bahkan ikut dalam proses pemakaman Rusdiyanto. Baginya, Sekda Rusdiyanto dikenal sebagai sosok yang baik utamanya dalam menjalankan pemerintahan.

“Beliau adalah sosok yang baik dan beliau patut dijadikan teladan dalam proses pemerintahan,” kata Andi.

Sebelum dimakamkan di TPU Pagu dengan prokes covid-19, ambulans pengangkut jenazah Rusdiyanto hanya melintas depan rumah pribadinya.

Ini karena Istri dan anaknya sedang menjalani isolasi mandiri karena terkonfirmasi positif covid-19.

“Semoga almarhum Pak Sekda Husnul Khatimah dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran, ketabahan dan keikhlasan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, Sekda Kota Madiun, Rusdiyanto meninggal dunia di usia 54 tahun.

Kariernya dimulai dengan jabatan Kasubag Pengolahan Data pada Bagian Organisasi Tahun 1999-2000. Kemudian Kasubag Kelembagaan pada Bagian Organisasi Tahun 2000-2001. Kasubag Anggaran pada Bagian Keuangan Tahun 2001-2003. Kepala Bagian Hukum Tahun 2003-2006. Kepala Bagian Keuangan Tahun 2006-2010

Selanjutnya Rusdiyanto dipercaya sebagai Kepala Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Tahun 2010-2013. Berikutnya Kepala Dinas Pendapatan Daerah Tahun 2013-2016. Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah Tahun 2016-2018 dan terakhir menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Tahun 2018-sekarang.(Din)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Gagas Vaksinasi  Goes To Campus, Gubernur NTB Dukung Penuh Langkah Kapolda NTB

Diterbitkan

Pada

Penulis

Gagas Vaksinasi  Goes To Campus, Gubernur NTB Dukung Penuh Langkah Kapolda NTB
Baca Berita

Metropolitan

Pemkot Depok Hanya Izinkan Warga Gelar Lomba 17 Agustus Secara Virtual

Diterbitkan

Pada

Penulis

Pemkot Depok Hanya Izinkan Warga Gelar Lomba 17 Agustus Secara Virtual
Wali Kota Depok Mohammad Idris (ist/net)
Baca Berita

Daerah

Mukomuko Diguncang Gempa Bermagnitudo 6,0, Tak Berpotensi Tsunami

Diterbitkan

Pada

Penulis

Mukomuko Diguncang Gempa Bermagnitudo 6,0, Tak Berpotensi Tsunami
ilustrasi (ist/net)
Baca Berita
Loading...