Connect with us

Daerah

Ruang Rawat Penuh, RSUD Kabupaten Bekasi Terapkan Skema Triase

Diterbitkan

Pada

Ruang Rawat Penuh, RSUD Kabupaten Bekasi Terapkan Skema Triase
Direktur Utama RSUD Kabupaten Bekasi Sumarti (ist/net)
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kabupaten Bekasi menerapkan skema triase untuk mengantisipasi lonjakan pasien Covid-19.

Triase merupakan proses penentuan pasien yang diprioritaskan untuk mendapat penanganan terlebih dahulu di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) rumah sakit. Skema ini dilakukan karena ruangan perawatan dan IGD sudah penuh.

“Untuk mengidentifikasi awal penyakit pasien sebelum menerima perawatan lebih lanjut,” ujar Direktur Utama RSUD Kabupaten Bekasi Sumarti, Minggu (11/7/2021).

Sumarti mengatakan, saat ini jumlah pasien sudah melebihi kapasitas ruang perawatan. Banyak pasien yang dirawat dalam tenda darurat di pelataran rumah sakit.

“Mengingat ruangan sudah penuh, temasuk IGD ini maka dilakukan itu (triase),” ujar dia.

Sumarti menjelaskan, pasien yang datang diminta untuk tetap berada di mobil atau ambulans.

Kemudian, petugas kesehatan akan langsung memeriksa kondisi pasien sebelum memasuki fasilitas kesehatan.

Dari hasil pemeriksaan, akan ditetapkan atau dipilih pasien yang diutamakan mendapat perawatan di IGD atau rumah sakit.

”Kami jemput bola, menghampiri pasien yang hendak masuk RSUD. Kalau kondisi cukup parah langsung dilakukan perawatan. Jika gejala ringan diarahkan ke isolasi mandiri dan ke fasilitas kesehatan lain,” ungkap Sumarti.

Ia menuturkan, skema triase sangat penting untuk menentukan langkah selanjutnya terkait penanganan pasien positif Covid-19.

Mereka yang bergejala ringan akan diminta melakukan isolasi mandiri dan dibekali vitamin. Sementara pasien dengan kondisi sedang hingga berat akan dirawat.

”Harapan kita yang masuk RSUD dalam kondisi berat dan berat, kalau ringan di hotel isolasi terpusat,” ujarnya.

Diketahui, RSUD Kabupaten Bekasi saat ini memiliki 240 tempat tidur isolasi pasien Covid-19.

Dari jumlah tersebut, 16 tempat tidur di antaranya dikhususkan bagi pasien yang memiliki riwayat penyakit kritis.

RSUD Kabupaten Bekasi terus melakukan penambahan kapasitas tempat tidur. Bahkan ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk sementara tidak menerima pasien non Covid-19.

”Tadinya itu lumayan banyak, 50 persen untuk Covid-19. Sekarang yang non-Covid-19 itu tinggal sekitar 30 persen, atau hanya 60 kasur,” ujar Sumarti. (ndi)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Bupati Bogor: Ada Pelonggaran untuk Industri Berorientasi Ekspor

Diterbitkan

Pada

Penulis

Bupati Bogor: Ada Pelonggaran untuk Industri Berorientasi Ekspor
Bupati Bogor, Ade Yasin (ist/net)
Baca Berita

Daerah

Sumut Perpanjang PPKM, Hanya Kota Medan Yang Berstatus Level 4

Diterbitkan

Pada

Penulis

Sumut Perpanjang PPKM, Hanya Kota Medan Yang Berstatus Level 4
Baca Berita

Daerah

Imigrasi Sebut di Bintan ada 700 WNA dari China

Diterbitkan

Pada

Imigrasi Sebut di Bintan ada 700 WNA dari China
Baca Berita
Loading...