Polisi Belum Rencanakan Periksa Kejiwaan Dokter Lois

  • Bagikan
Polisi Belum Rencanakan Periksa Kejiwaan Dokter Lois
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Bareskrim Polri telah menahan dokter Lois Owien yang tersandung kasus dugaan hoax tentang COVID-19.

Kendati demikian, polisi belum berencana melakukan pemeriksaan kejiwaan terhadap dokter Lois.

“Belum ada rencana,” ujar Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto saat dihubungi, Senin (12/7/2021).

Agus menjelaskan penyidik sudah tahu apa-apa saja yang harus dikerjakan dalam melengkapi berkas perkara dugaan hoax itu. Adapun pemeriksaan kejiwaan dilakukan untuk memastikan apakah dr Lois dalam kondisi waras atau tidak dalam menyebarkan hoax COVID-19 itu.

“Nanti lihat penyidik nanti agendanya apa. Penyidik tahu yang harus dikerjakan untuk melengkapi berkas perkaranya,” imbuhnya.

Dalam kasus ini, dr Lois dijerat Pasal 28 ayat (2) jo Pasal 45A ayat (2) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik dan/atau Pasal 14 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 dan/atau Pasal 14 ayat (2) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 dan/atau Pasal 14 ayat (1) dan Undang Nomor 4 Tahun 1984 dan/atau Pasal 15 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana.

Sebelumnya, Bareskrim Polri menahan dokter Lois yang tersandung kasus dugaan hoax tentang COVID-19. Dokter Lois dipindahkan dari Polda Metro Jaya ke Bareskrim malam ini.[prs]

  • Bagikan