Connect with us

Metropolitan

Pemprov DKI Mulai Cairkan Dana KJP Plus Tahap I untuk Tingkat SD Sederajat

Diterbitkan

Pada

Pemprov DKI Mulai Cairkan Dana KJP Plus Tahap I untuk Tingkat SD Sederajat
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Dana Kartu Jakarta Pintar (KJP) Plus tahap I untuk tingkat Sekolah Dasar (SD) dan sederajat di DKI Jakarta cair kepada rekening para penerimanya sejak Jumat 16 Juli 2021.

“Pencairan dana KJP Plus Tahap I tahun 2021 dilaksanakan mulai 16 Juli 2021 untuk tingkat SD Sederajat,” tulis akun Instagram Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Pelayanan Pendanaan Personal dan Operasional Pendidikan (P4OP) Dinas Pendidikan DKI Jakarta di Jakarta, Sabtu (17/7/2021).

Kepala P4OP Disdik DKI Jakarta Waluyo Hadi menyebutkan, bahwa dana yang dicairkan mulai 16 Juli 2021 tersebut, merupakan dana KJP Plus tahap I atau periode Januari-Juni 2021 untuk dana KJP Plus Maret 2021.

Waluyo menyebut memang terjadi keterlambatan dalam pencairan dana KJP Plus karena kondisi keuangan daerah yang terkontraksi akibat pandemi COVID-19 sehingga pencairan KJP Plus harus dicairkan bertahap.

“Untuk KJP Plus saat ini pencairannya dilakukan bertahap karena memang sejak pandemi COVID-19, keuangan banyak tersedot ke penanganan pandemi, sehingga ketersediaan anggaran untuk KJP Plus tidak bisa seperti dulu per bulan tanggal 5,” kata Waluyo.

Untuk besaran dana yang dicairkan sendiri, Waluyo menjelaskan dana untuk per anak tingkat SD, MI, SDLB adalah sebesar Rp250.000 per bulan yang terbagi dari dana yang bisa dibelanjakan per bulan Rp135.000 dan dana berkala per bulan sebesar Rp115.000.

Sementara, untuk tingkat SD sederajat yang bersekolah di sekolah swasta, Waluyo mengatakan ada tambahan karena dibutuhkan untuk biaya pendidikan di sekolahnya.

“Jadi, untuk yang bersekolah di sekolah swasta per bulan ada tambahan lagi sebesar Rp130 ribu untuk SPP-nya,” ucap Waluyo.

Sumber data penerima KJP Plus sendiri, kata Waluyo, berasal dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) untuk keluarga tidak mampu, data Dinas Sosial untuk anak panti, data Disnakertrans dan Energi untuk anak pekerja, data Dinas Perhubungan untuk anak pengemudi JakLingko.

“Data tersebut kemudian dipadankan dengan data Disdik untuk data pokok pendidikan dasar dan menengah, serta data Kanwil Kemenag untuk data pokok pendidikan madrasah, untuk dilakukan verifikasi dan nantinya akan disahkan melalui Keputusan Gubernur (Kepgub) DKI,” katanya.

Masyarakat, lanjut Waluyo, bisa melakukan pengecekan apakah anaknya termasuk penerima KJP Plus atau tidak dengan melalui laman web kjp.jakarta.go.id, selain pihaknya juga akan melakukan pemberitahuan baik pada keluarga ataupun pada sekolah.

“Setelah ditetapkan (Kepgub), nanti dicek di situs kami, nanti tinggal masukan NIK lalu cari nanti akan muncul otomatis, statusnya akan berbunyi calon penerima jika belum kepgub dan berstatus penerima jika sudah ada kepgub,” ujarnya.

KJP Plus adalah program strategis untuk memberikan akses bagi warga DKI Jakarta dari kalangan masyarakat tidak mampu agar dapat mengenyam pendidikan sampai dengan tamat SMA/SMK dengan dibiayai penuh dari dana APBD Provinsi DKI Jakarta.

Adapun siswa tidak mampu adalah peserta didik pada jenjang pendidikan SD sampai dengan menengah yang secara personal dinyatakan tidak mampu baik secara materi maupun penghasilan orang tuanya yang tidak memadai untuk memenuhi kebutuhan dasar pendidikan.

Untuk kebutuhan dasar pendidikan yang dimaksud mencakup seragam sepatu tas sekolah biaya transportasi makanan hingga biaya ekstrakurikuler.[prs]

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Metropolitan

Tak Cuma Warung Makan, Anies Juga Wajibkan Syarat Vaksin di Tempat Ibadah dan Transportasi Umum

Diterbitkan

Pada

Tak Cuma Warung Makan, Anies Juga Wajibkan Syarat Vaksin di Tempat Ibadah dan Transportasi Umum
Baca Berita

Metropolitan

Anies Terbitkan Kepgub Wajib Vaksin di DKI

Diterbitkan

Pada

Anies Terbitkan Kepgub Wajib Vaksin di DKI
Baca Berita

Metropolitan

Perhatian! Anies Wajibkan Pengunjung Mal, Hotel, Pasar, Supermarket, Warteg di DKI Telah Divaksin

Diterbitkan

Pada

Perhatian! Anies Wajibkan Pengunjung Mal, Hotel, Pasar, Supermarket, Warteg di DKI Telah Divaksin
Baca Berita
Loading...