Connect with us

Ekonomi

Menkeu Paparkan Kontribusi RI untuk Tangani “Climate Change”

Diterbitkan

Pada

Menkeu Paparkan Kontribusi RI untuk Tangani "Climate Change"
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati (ist/net)
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati memaparkan berbagai kontribusi Indonesia dalam menangani climate change atau perubahan iklim global mengingat penanganannya membutuhkan sinergi dari seluruh negara di dunia.

Dalam diskusi daring di Jakarta, Selasa (27/7/2021), Sri Mulyani mengatakan, Indonesia sebagai negara yang besar dari sisi geografis, jumlah penduduk dan size ekonomi pasti menjadi salah satu negara yang diperhitungkan partisipasinya dalam menangani risiko perubahan iklim.

Ia menegaskan Indonesia harus mampu membentuk, mempengaruhi, bahkan menentukan langkah-langkah dalam menyiapkan tatanan global baru untuk menghadapi climate change.

Ia menuturkan nantinya suara Indonesia yang merupakan negara dengan level middle income adalah suara yang merepresentasikan kepentingan negara-negara berkembang karena akan berbeda dengan negara maju.

Kontribusi Indonesia yang pertama adalah Menteri Keuangan terpilih menjadi Co-Chair dari The Coalition of Finance Ministers for Climate Action.

Kedua adalah Indonesia masuk dalam G20 yang akan mengusung isu climate change terutama aspek finance dan pembentukan task force perubahan iklim mulai 2022.

Dalam forum G20 turut dibentuk Kelompok Kerja Keuangan Berkelanjutan atau Sustainable Finance Working Group (SFWG) yang akan membahas berbagai kebijakan mengenai sustainable finance.

“Indonesia dalam hal ini juga masuk di dalam grup ini dan bahkan Indonesia sebagai presidensi akan sangat menentukan tahun depan,” ujar Sri Mulyani.

Ia menjelaskan beberapa area yang dibahas dalam SFWG tersebut meliputi penyelarasan arus keuangan dan akses terhadap informasi yang handal dan tepat waktu.

Kemudian assessment pengelolaan risiko iklim dan sustainability serta mengoptimalkan pendanaan publik dan sistem insentif.

Terakhir adalah cross-cutting isu atau elemen seperti katalisasi teknologi, inovasi dan digitalisasi serta strategi transisi keuangan.

Ia mengatakan Indonesia sendiri saat ini terus mengintegrasikan aspek sustainability dan climate change trap dalam semua pengambilan keputusan di bidang keuangan.

“Mainstreaming ini pasti terjadi. Jangan menunggu lebih baik kita inisiatif menyiapkan,” ujarnya. (ndi)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Ekonomi

Menteri Bahlil Klaim 7 Negara Mau Investasi Baterai Listrik di Indonesia

Diterbitkan

Pada

Penulis

Menteri Bahlil Klaim 7 Negara Mau Investasi Baterai Listrik di Indonesia
Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia/Net
Baca Berita

Ekonomi

Literasi Digital untuk UMKM Tantangan Utama agar Naik Kelas

Diterbitkan

Pada

Penulis

Literasi Digital untuk UMKM Tantangan Utama agar Naik Kelas
Baca Berita

Ekonomi

DPR Pertanyakan Klaim Erick Thohir Soal Sumber Migas Baru Sebanyak 204 Juta Barel

Diterbitkan

Pada

Penulis

DPR Pertanyakan Klaim Erick Thohir Soal Sumber Migas Baru Sebanyak 204 Juta Barel
Menteri BUMN Erick Thohir/Net
Baca Berita
Loading...