Connect with us

Nasional

Jokowi Larang Menteri Kabinet Kecuali Menlu ke Luar Negeri

Diterbitkan

Pada

Jokowi Larang Menteri Kabinet Kecuali Menlu ke Luar Negeri
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) melarang para menteri bepergian keluar negeri kecuali Menteri Luar Negeri saat pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

“Presiden telah menegaskan bahwa dalam PPKM darurat ini tentunya harus ada ‘sense of crisis’ seluruh kementerian/lembaga, termasuk para pemimpinnya. Untuk itu seluruh menteri dan kepala lembaga dilarang bepergian ke luar negeri,” kata Sekretaris Kabinet Pramono Anung di Istana Negara Jakarta, Jumat (16/7/2021).

Menurut Pramono, hanya menteri yang mengurusi masalah urusan luar negeri (Menlu) yang dibolehkan bepergian keluar Indonesia saat PPKM darurat.

“Yang boleh bepergian ke luar negeri hanya Menteri Luar Negeri karena memang sesuai dengan bidang tugasnya, yang lainnya kalau ada hal yang bersifat khusus harus mendapatkan izin secara langsung dari bapak Presiden,” tambah Pramono.

Pramono menegaskan dengan tingginya angka pasien isolasi mandiri, maka kementerian/lembaga diminta untuk proaktif membuat tempat isolasi mandiri di kementerian dan lembaganya masing-masing.

“Kalau kementerian/lembaganya besar atau pemdanya besar maka minimum bisa (membuat untuk) 300-500 pasien. Untuk itu agar dibuat secara baik dan dipersiapkan, kemudian nanti pemerintah yang bertanggung jawab untuk mempersiapkan seluruh obat-obatan kepada penderita yang isoman,” jelas Pramono.

PPKM darurat di Pulau Jawa dan Bali berlaku mulai 3-20 Juli 2021 untuk menekan laju penularan COVID-19.

Namun sejumlah menteri tetap bepergian keluar negeri pada periode tersebut, misalnya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan kunjungan kerja selama dua hari ke Singapura pada 13 dan 14 Juli 2021.

Selanjutnya Menteri Perdagangan Muhammad Lutfi dan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia yang melakukan kunjungan ke Amerika Serikat sejak 9-18 Juli 2021. Keduanya disebut akan membahas peningkatan investasi, perdagangan, dan kebutuhan vaksin COVID-19 di Indonesia.

Sebelumnya diketahui Menteri PPN/Kepala Bappenas Suharso Monoarfa menghadiri G20 Foreign and Development Joint Ministerial Meeting and the G20 Development Ministerial Meeting di Matera, Italia, pada 29 Juni 2021, sedangkan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral bersama Menteri Pertahanan Prancis Florence Parly pada 28 Juni 2021.[prs]

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Headline

Dapat Mandat Dari Presiden, Kemenko Marves Sediakan Form Pengaduan Kasus Pungli di Pelabuhan Seluruh Indonesia

Diterbitkan

Pada

Penulis

Dapat Mandat Dari Presiden, Kemenko Marves Sediakan Form Pengaduan Kasus Pungli di Pelabuhan Seluruh Indonesia
Baca Berita

Headline

Per Hari Ini Kasus Positif COVID-19 Bertambah 37.284

Diterbitkan

Pada

Per Hari Ini Kasus Positif COVID-19 Bertambah 37.284
Baca Berita

TNI / Polri

Moya Institute Apresiasi Peran TNI-Polri Bantu Tangani Pandemi COVID-19

Diterbitkan

Pada

Penulis

Moya Institute Apresiasi Peran TNI-Polri Bantu Tangani Pandemi COVID-19
Direktur Eksekutif Moya Institute, Hery Sucipto (ist/net)
Baca Berita
Loading...