Connect with us

Luar Negeri

Jika Diperlukan, Presiden Balarusia Subut Dirinya Tak Ragu Minta Bantuan Tentara Rusia

Diterbitkan

Pada

image_pdfimage_print

Realitarakyat.com –Presiden Belarusia Alexander Lukashenko pada Jumat (30/7/2021) mengatakan bahwa pihaknya tidak akan ragu untuk meminta bantuan tentara Rusia jika diperlukan. Meski demikian, Lukashenko menegaskan bahwa saat ini belum perlu mengudang pasukan Moskow.

Rusia telah mempertahankan hubungan militer dan ekonomi yang erat dengan sekutunya; Belarusia, bahkan ketika negara-negara Barat telah mengucilkan negara itu sejak Lukashenko menindak protes massal menyusul pemilihan presiden yang disengketakann tahun lalu.

Lukashenko mengatakan Belarusia telah mengatasi kerusuhan tanpa kekuatan eksternal dan dapat mengumpulkan sekitar 500.000 personel dalam waktu singkat. Namun, kata dia, pihaknya siap untuk mengundang angkatan bersenjata Rusia jika diperlukan.

“Tidak perlu untuk itu sekarang. Kami memiliki angkatan bersenjata yang cukup kuat, bersatu dan kompak….Jika tidak cukup, angkatan bersenjata Rusia akan diperkenalkan….jika perlu, kami tidak akan ragu,” tulis kantor berita Belarusia, Belta, mengutip
pernyataan Lukashenko.

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov, seperti dikutip Reuters, mengatakan Belarusia tidak melakukan pendekatan untuk meminta pasukan, dan bahwa Minsk perlu mengajukan permintaan resmi sebelum pasukan Moskow dapat dikerahkan.

Sejak pemilihan presiden yang disengketakan, Belarusia telah menangkap ribuan pemrotes, dan kelompok hak asasi manusia (HAM) mengatakan ratusan demonstran dilecehkan atau disiksa dalam tahanan, klaim yang dibantah Minsk. Hampir semua tokoh oposisi utama sekarang dipenjara atau diasingkan.(Din)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Luar Negeri

AS Bakal Sumbang 500 Juta Dosis Vaksin Covid ke Negara Lain

Diterbitkan

Pada

Penulis

Baca Berita

Luar Negeri

Ternyata, Mayoritas Warga Palestina Ingin Mahmoud Abbas Mengundurkan Diri

Diterbitkan

Pada

Penulis

Presiden Palestina Mahmoud Abbas/Net
Baca Berita

Luar Negeri

Pertempuran Milisi dan Tentara Memaksa Ribuan Warga Tinggalkan Myanmar

Diterbitkan

Pada

Penulis

Baca Berita
Loading...