Connect with us

Headline

Jelang Pagelaran MotorGp, Mandalika Lombok Tengah Terus Berbenah

Diterbitkan

Pada

image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Pemerintah Lombok Tengah bersiap menyambut digelarnya seri MotoGP 2021 di Sirkuit Mandalika, Nusa Tenggara Barat.

Menurut rencana, sirkuit anyar tersebut bakal digunakan untuk menggelar salah satu seri MotoGP 2021.

Walaupun, GP Indonesia hingga saat ini masih ditempaktan ke dalam daftar seri cadangan untuk musim ini.

Dengan waktu persiapan yang kian menipis, pihak pemerintah Lombok Tengah terus menggenjot pembangunan sektor wisata.

Selain mengembangkan desa wisata, Lombok Tengah juga sedang mengembangkan wisata lainnya.

Beberapa yang menjadi fokus adalah wisata laut, budaya, alam, gunung, dan wisata buatan.

Selain kawasan pantai, beberapa tempat wisata lain juga dipersiapkan untuk menerima pelancong.

Beberapa di antaranya adalah Air Terjun Gunung Janggot, Air Terjun Benang Kelambu, Wisata Religi Desa Jango, dan Tereng Kuning.

Bahkan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) tengah membangun infrastuktur dasar berupa sejumlah ruas jalan dengan total panjang 2,99 km di kawasan The Mandalika.

Itu dilakukan guna mempercepat kawasan ‘Bali Baru’ tersebut menjadi destinasi wisata unggulan di Indonesia.

The Mandalika memiliki luas 1.175 hektar, dengan 16 km garis pantai yang indah dan dikelilingi bukit-bukit yang hijau.

Kawasan tersebut diharapkan dapat menjadi sumber utama devisa negara dengan meningkatkan kunjungan wisatawan asing ke Indonesia.

Direktur Utama ITDC Abdulbar M. Mansoer mengatakan, pembangunan jalan tersebut dilakukan guna melengkapi infrastruktur dasar di Kawasan The Mandalika untuk menambah daya tarik kawasan tersebut bagi para investor dan calon investor.

“Melalui kelengkapan infrastruktur dasar di sektor pariwisata di The Mandalika, tentunya akan meningkatkan konektivitas dan mobilitas yang baik sehingga menghasilkan sistem logistik yang efisien di dalam kawasan,” jelasnya melalui siaran persnya yang diterima Redaksi, Rabu(28/7/2021).

Selain alasan agar lebih menarik, lanjut Abdulbar, akses jalan tersebut tentu akan bermanfaat bagi para stakeholder The Mandalika lain, seperti wisatawan, masyarakat desa penyangga The Mandalika, tenant, serta pemerintah setempat.

Pembangunan infrastruktur dasar tersebut saat ini telah masuk dalam Mandalika Urban Tourism and Infrastructure Project (MUTIP) Paket II.

Pembangunan tersebut meliputi sarana dan prasarana jaringan jalan, normalisasi sungai, pembangunan fasilitas amenity core, gerbang kawasan, dan konstruksi Masjid Area Timur.

Selain itu pembangunan juga termasuk jaringan pipa air bersih, jaringan air kotor, dan jaringan pipa air irigasi dengan durasi pekerjaan selama 730 hari.

“Total nilai untuk proyek MUTIP secara keseluruhan senilai 1,7 Triliun Rupiah, dimana khusus untuk MUTIP Paket II memiliki nilai kontrak mencapai 753 Miliar Rupiah,” ungkapnya.

Sejalan dengan anjuran pemerintah, ITDC juga memastikan bahwa protokol kesehatan diterapkan secara disiplin selama proses pembangunan pada masa pandemi COVID-19.

Mengingat The Mandalika masuk dalam kategori sektor kritikal, maka kegiatan pembangunan infrastruktur, kata dia tidak akan dihentikan.

Penerapan protokol kesehatan pun dilaksanakan seketat mungkin agar pekerjaan pembangunan infrastruktur di The Mandalika dapat berjalan sesuai dengan jadwal.(Din)

 

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

DPR

Gegara Puan Canda Dengan Warga, Pangdam Jaya sampai Tertawa, Begini Candaannya

Diterbitkan

Pada

Penulis

Baca Berita

DPR

Mulai Tingkat DPRD Kabupaten Kota Hingga DPR RI Fraksi NasDem Gelar Workshop Nasional Bahas Revisi Perpres Nomor 33 Tahun 2020 di Makassar

Diterbitkan

Pada

Penulis

Baca Berita

Headline

Menutup Eksibisi di Papua, Bamsoet Dorong Olahraga E-Sports Topang Pertumbuhan Ekonomi Digital Indonesia

Diterbitkan

Pada

Penulis

Baca Berita
Loading...