Connect with us

Olahraga

Inilah Sosok Ashleigh Barty, Juara Baru Wimbledon

Diterbitkan

Pada

Inilah Sosok Ashleigh Barty, Juara Baru Wimbledon
Petenis Australia Ashleigh Barty (ist/net)
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Petenis Australia Ashleigh Barty mengalahkan petenis Republik Ceko Karolina Pliskova 6-3 6-7(4) 6-3 dalam final Wimbledon untuk pertama kalinya menjuarai turnamen Grand Slam lapangan rumput ini di London, Sabtu.

Berikut fakta singkat petenis putri nomor satu dunia yang sudah dua kali menjuarai Grand Slam ini seperti dikutip Reuters.

Usia: 25
Kebangsaan: Australia
Peringkat WTA: 1
Unggulan: 1
Gelar Grand Slam: 2 (French Open 2019; Wimbledon 2021)

Perjalanan ke Final Wimbledon

Babak pertama mengalahkan Carla Suarez Navarro (Spanyol) 6-1 6-7(1) 6-1
Babak kedua mengalahkan Anna Blinkova (Rusia) 6-4 6-3
Babak ketiga mengalahkan Katerina Siniakova (Ceko) 6-3 7-5
Babak keempat mengalahkan unggulan 14 Barbora Krejcikova (Cko) 7-5 6-3
Perempatfinal mengalahkan Ajla Tomljanovic (Australia) 6-1 6-3
Semifinal mengalahkan unggulan 25 Angelique Kerber (Jerman) 6-3 7-6(3)

Masa Kecil

* Mengawali bermain tenis pada usia lima tahun ketika orang tuanya Robert dan Josie mengenalkan dia kepada cabang olah raga ini.

Karier

* Setelah mengawli kariernya di sirkuit ITF di Australia pada 2010, dia memainkan event kualifikasi WTA pertamanya pada US Open tahun berikutnya.

* Merebut empat gelar tunggal dan dua gelar ganda di sirkuit ITF pada 2012.

* Menjuarai salah satu nomor ganda WTA dan mencapai final ganda pada tiga Grand Slam bersama pasangannya sesama Australia Casey Dellacqua pada 2013 (Australian Open, Wimbledon, US Open).

* Setelah menjuarai ganda putri WTA lainnya pada 2014, dia istirahat dari tenis setelah US Open dan melewatkan masa gemilang bersama tim kriket Brisbane Heat dalam Big Bash League Putri sebelum kembali bermain tenis pada 2016.

* Masuk 20 besar dunia pada 2017 setelah merebut gelar tunggal putri WTA pertamanya di Kuala Lumpur sebagai petenis kualifikasi. Dia mencapai dua final lagi di Birmingham dan Wuhan, sebelum menjadi petenis Australia nomor satu.

* Menjuarai tunggal putri WTA kedua dan ketiganya di Nottingham dan Zhuhai untuk menuntaskan 2018 pada peringkat 15 dunia. Menjuarai lagi empat nomor ganda.

* Menyegel gelar pertamanya di Miami pada Maret 2019 sebelum merebut Grand Slam perdananya dalam French Open setelah mengalahkan petenis Ceko Marketa Vondrousova pada final.

* Petenis Australia pertama dalam 46 tahun terakhir yang menjuarai gelar tunggal putri turnamen besar tenis di Roland Garros.

* Pada tahun yang sama, dia naik peringkat satu dunia pada Juni dan juga mempelopori Australia ke final Piala Fed pertamanya sejak 1993 namun kalah melawan Prancis.

* Memulai musim keduanya sebagai petenis peringkat teratas pada 2020. Menjuarai tunggal putri WTA kedelapannya di Adelaide dan mencapai semifinal Australian Open sebelum dikalahkan Sofia Kenin yang akhirnya menjadi juara.

* Tak berperan serta dalam Grand Slam apa pun pada 2020 karena pandemi COVID-19, sebelum berlaga dalam Australian Open pada 2021 yang dikalahkan Karolina Muchova pada perempat final. Mengundurkan diri dalam pertandingan babak kedua French Open karena cedera pinggul.

* Mengalahkan Karolina Pliskova dalam final Wimbledon pertamanya untuk merebut gelar Grand Slam keduanya. (ndi)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Olahraga

Di Hari ke-12 Olimpiade Tokyo, 17 Medali Emas akan Diperebutkan

Diterbitkan

Pada

Penulis

Di Hari ke-12 Olimpiade Tokyo, 17 Medali Emas akan Diperebutkan
ilustrasi (ist/net)
Baca Berita

Olahraga

Inilah Atlet Bermedali AS Terakhir yang Bertahan di Olimpiade Tokyo

Diterbitkan

Pada

Penulis

Inilah Atlet Bermedali AS Terakhir yang Bertahan di Olimpiade Tokyo
ilustrasi (ist/net)
Baca Berita

Olahraga

Saat Berjuang Melawan Penyakitnya, Pesenam Rusia Ini Rebut Tiga Medali di Olimpiade Tokyo

Diterbitkan

Pada

Penulis

Saat Berjuang Melawan Penyakitnya, Pesenam Rusia Ini Rebut Tiga Medali di Olimpiade Tokyo
Pesenam Rusia Nikita Nagornyy (ist/net)
Baca Berita
Loading...