Connect with us

Ragam

Bagaimana Cara Menyimpan Daging yang Benar agar Kualitas Terjaga? Ini Jawabannya

Diterbitkan

Pada

Bagaimana Cara Menyimpan Daging yang Benar agar Kualitas Terjaga? Ini Jawabannya
ilustrasi (ist/net)
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Daging mentah merupakan tempat ideal bagi bakteri dan parasit untuk berkembang biak yang sayangnya menjadi penyebab gangguan kesehatan seperti keracunan makanan, diare, dan infeksi usus. Maka itu, perlu pemahaman cara menyimpan daging yang benar.

Persiapan sebelum menyimpan daging
Daging merah dan ayam mentah harus segera disimpan di dalam kulkas. Sebelum itu, pastikan bahwa suhu kulkas Anda tidak lebih dari 5 derajat Celsius. Perhatikan angka pada termometer kulkas atau gunakan termometer kaca bila tersedia.

Daging mentah dapat bertahan selama beberapa hari di dalam kulkas. Namun, apabila Anda tidak berencana memasak daging dalam waktu dekat, bahan makanan ini sebaiknya disimpan di dalam freezer hingga beku.

Penyimpanan daging dalam freezer dengan suhu -18 derajat Celsius memang tidak membunuh mikroba. Meski begitu, suhu dingin akan menghentikan pertumbuhan mikroba dan memperlambat kerja enzim yang dapat menurunkan kualitas daging.

Jangan lupa siapkan plastik atau kertas aluminium foil untuk membungkus daging. Lapisan pembungkus akan menjaga kelembapan, kesegaran, rasa, dan kandungan gizi daging bahkan hingga berbulan-bulan ke depan.

Selama menyimpan daging, jangan terlalu sering membuka-tutup pintu kulkas karena hal ini dapat meningkatkan suhu kulkas. Jangan lupa membersihkan kulkas dari tumpahan makanan atau kotoran untuk mencegah timbulnya bau tidak sedap.

Cara menyimpan daging yang benar
Di bawah ini langkah-langkah menyimpan daging yang benar untuk menjaga kualitas dan keamanannya.

1. Bungkus daging rapat-rapat
Bungkus daging dengan plastik atau kertas aluminium. Penyimpanan di dalam freezer memang bisa menghentikan pertumbuhan mikroba, tapi suhu dingin juga dapat menyebabkan freezer burn atau pembentukan kristal es yang merusak kualitas daging.

Hal ini juga berlaku apabila Anda ingin menyimpan daging kemasan di dalam freezer. Biarkan kemasan aslinya tetap utuh dan bungkus kembali dengan plastik pembungkus. Bukalah kemasan hanya jika Anda sudah siap mengolah daging.

2. Tidak mencuci daging sebelum disimpan
Jika Anda ingin menyimpan daging dengan cara yang benar, sebaiknya tinggalkan kebiasaan yang satu ini. Mencuci daging atau ayam mentah dengan kucuran air tidak akan membunuh bakteri, tapi justru dapat mendukung pertumbuhannya.

Air keran mengandung banyak bakteri, dan beberapa di antaranya dapat menyebabkan gangguan pencernaan. Selain itu, kebiasaan mencuci daging juga dapat menyebarkan bakteri dari daging ke tangan atau peralatan memasak.

3. Terapkan sistem first in, first out (FIFO)
Pada sistem first in, first out (FIFO), Anda menempatkan bahan makanan yang sudah lebih dulu disimpan di bagian depan atau atas kulkas. Cara ini akan membantu Anda mengetahui mana bahan makanan yang perlu diambil lebih dulu.

Penerapan sistem FIFO bisa menjadi lebih mudah bila Anda memberikan label pada bungkus daging. Cantumkan hari dan tanggal pembelian pada tiap bungkus daging sehingga Anda tidak melewatkan batas akhir penggunaannya.

4. Segera masukkan daging ke dalam kulkas
Daging merah dan ayam mentah hanya bertahan paling lama dua jam dalam suhu ruangan. Daging dalam kemasan vakum pun tidak dapat bertahan lebih lama karena kemasan ini hanya menghilangkan udara, bukan mencegah pertumbuhan bakteri.

Cara menyimpan daging yang benar adalah dengan segera memasukkannya ke dalam kulkas begitu Anda tiba di rumah. Saat berbelanja bahan makanan, belilah daging saat Anda sudah selesai membeli bahan makanan yang lain.

Daya tahan daging selama penyimpanan
Tergantung metode penyimpanannya, daging merah dan ayam mentah dapat bertahan selama beberapa jam, hari, hingga bulan. Di sisi lain, daging yang telah diolah biasanya dapat bertahan hingga belasan bulan asalkan kemasannya tidak rusak.

Melansir laman Food Safety AS, berikut daya tahan setiap jenis daging di dalam kulkas bila Anda menyimpan bahan pangan ini dengan cara yang benar.

– Daging mentah potong: 3 – 5 hari
– Daging mentah cincang: 1 – 2 hari
– Ayam mentah dan unggas sejenisnya: 1 – 2 hari
– Berbagai jenis ikan mentah: 1 – 2 hari
– Daging, ayam, dan ikan yang matang: 3 – 4 hari
– Hot dog, sosis, kornet: hingga satu minggu setelah kemasan dibuka

Sementara itu, berikut daya tahan setiap jenis daging di dalam freezer.

– Daging mentah potong: 4 – 12 bulan
– Daging mentah cincang: 3 – 4 bulan
– Ayam mentah dan unggas sejenisnya: 9 – 12 bulan
– Berbagai jenis ikan mentah: 6 bulan
– Daging, ayam, dan ikan yang matang: 2 – 6 bulan
– Hot dog, sosis, kornet: 1 – 2 bulan

Makanan yang Anda konsumsi setiap hari tidak hanya harus menyehatkan, tapi juga aman. Jika tidak, makanan bergizi seperti daging justru dapat menimbulkan gangguan kesehatan. Inilah mengapa perlu memahami cara menyimpan daging yang benar. (*)

 

sumber: hellosehat

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Headline

Novel Bamukmin Sebut Jokowi Rezim Kesetanan,Ferdinand : Si Novel Ini Kan Gak Punya Adab dan Ahlaq

Diterbitkan

Pada

Penulis

Novel Bamukmin Sebut Jokowi Rezim Kesetanan,Ferdinand : Si Novel Ini Kan Gak Punya Adab dan Ahlaq
Baca Berita

Lifestyle

Pentingnya Menjaga Daya Tahan Tubuh, Meski Sudah Mendapatkan Vaksin COVID-19

Diterbitkan

Pada

Penulis

Pentingnya Menjaga Daya Tahan Tubuh, Meski Sudah Mendapatkan Vaksin COVID-19
ilustrasi (ist/net)
Baca Berita

Lifestyle

Kiat Meningkatkan Imun Tubuh Selama Isolasi Mandiri

Diterbitkan

Pada

Penulis

Kiat Meningkatkan Imun Tubuh Selama Isolasi Mandiri
ilustrasi (ist/net)
Baca Berita
Loading...