Connect with us

Headline

Wapres Tegaskan, Narkoba dan COVID-19 sebagai Musuh Bersama

Diterbitkan

Pada

Wapres Tegaskan, Narkoba dan COVID-19 sebagai Musuh Bersama
Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin (ist/net)
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Wakil Presiden (Wapres) Ma’ruf Amin mengatakan narkoba dan COVID-19 merupakan dua musuh bersama yang dihadapi oleh seluruh negara di dunia, termasuk Indonesia, karena berimbas pada semua lini kehidupan manusia.

“Hingga saat ini, seluruh negara dan masyarakat internasional masih menghadapi dua musuh bersama, yaitu bencana kesehatan yang menjadi ancaman bagi kemanusiaan di abad ini yaitu COVID-19 dan narkotika,” kata Wapres Ma’ruf Amin, saat mengikuti acara peringatan Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) Tahun 2021 secara daring dari kediaman resmi Wapres, di Jakarta, Senin (28/6/2021).

Merujuk pada data Kantor Perserikatan Bangsa-Bangsa Urusan Obat-obatan dan Kejahatan atau UNODC (United Nations Office on Drugs and Crime), Wapres mengatakan sebanyak 275 juta orang di seluruh dunia menggunakan narkoba pada 2020.

“Antara tahun 2010-2019, jumlah orang yang menggunakan narkoba meningkat sebesar 22 persen, sementara secara global jumlah pengguna narkoba diperkirakan akan meningkat 11 persen sampai 2030,” ujar Wapres.

Berdasarkan hasil survei yang dilakukan Badan Narkotika Nasional (BNN) dan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Wapres mengatakan angka penyalahgunaan narkoba di Indonesia mencapai 3.419.188 orang.

“Sehingga dapat dikatakan terdapat 180 dari tiap 10.000 penduduk Indonesia berumur 15 hingga 64 tahun terpapar memakai narkoba,” katanya pula.

Permasalahan penyalahgunaan narkoba di Indonesia pun juga beragam, antara lain penyelundupan narkoba lewat jalur laut oleh jaringan sindikat, peredaran narkoba jenis baru, serta penyalahgunaan oleh penduduk usia produktif 15-64 tahun.

“Peredaran narkoba juga sudah merambah hingga ke desa‐desa serta melibatkan kalangan perempuan dan anak-anak, baik sebagai kurir maupun penyalahguna,” ujarnya lagi.

Karena itu, Wapres mendorong BNN untuk terus berupaya dan meningkatkan kinerjanya guna memerangi narkoba di Indonesia.

“Saya minta kepada BNN yang merupakan leading sector dalam P4GN (Pencegahan dan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkotika) untuk melakukan langkah-langkah strategis,” ujar Wapres. (ndi/ant)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Metropolitan

Kabar Duka, Eks Gubernur DKI Jakarta Soerjadi Soedirdja Tutup Usia

Diterbitkan

Pada

Kabar Duka, Eks Gubernur DKI Jakarta Soerjadi Soedirdja Tutup Usia
Baca Berita

Headline

Bila Sumbangan Rp2 Triliun Benar Cair, PPATK Bakal Telusuri Sumber Uangnya

Diterbitkan

Pada

Penulis

Bila Sumbangan Rp2 Triliun Benar Cair, PPATK Bakal Telusuri Sumber Uangnya
Kepala PPATK Dian Ediana Rae (ist/net)
Baca Berita

Headline

Soal Heboh Bantuan Rp2 Triliun, Yenny Wahid: “Ojo Kagetan”, Bukti Saat Ini Alami Krisis Akal Sehat

Diterbitkan

Pada

Penulis

Soal Heboh Bantuan Rp2 Triliun, Yenny Wahid: "Ojo Kagetan", Bukti Saat Ini Alami Krisis Akal Sehat
Yenny Wahid (ist/net/detik)
Baca Berita
Loading...