Connect with us

Nasional

Wapres: Globalisasi Jadi Tantangan Pertahanan dan Keamanan Negara

Diterbitkan

Pada

Wapres: Globalisasi Jadi Tantangan Pertahanan dan Keamanan Negara
Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin (ist/net)
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengatakan globalisasi dan perkembangan ilmu pengetahuan dan perkembangan teknologi (IPTEK) menjadi potensi ancaman bagi pertahanan dan keamanan negara.

“Globalisasi dan perkembangan IPTEK yang terjadi tidak hanya berdampak positif, namun juga menjadi potensi ancaman terhadap pertahanan dan keamanan negara yang semakin kompleks dan dinamis,” kata Wapres, saat menghadiri Konferensi Nasional Sistem Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta (Sishankamrata) Abad ke-21 di Universitas Pertahanan, Sentul, Jawa Barat, Jumat (18/6/2021).

Tantangan pertahanan dan keamanan yang dihadapi bangsa Indonesia saat ini cukup berat, kata Wapres. Pandemi COVID-19 juga merupakan salah satu ancaman global yang harus diwaspadai, tambahnya.

Wapres meminta sektor pertahanan dan keamanan untuk memperkuat sistemnya guna melindungi bangsa, negara dan seluruh warga negara Indonesia.

“Menghadapi kasus (COVID-19) global yang belum menunjukkan penurunan secara signifikan, maka peran sektor pertahanan dan keamanan menjadi semakin penting untuk diperkuat. Berbagai kemungkinan harus mampu diantisipasi,” jelasnya.

Pada kesempatan yang sama, Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengatakan penyelenggaraan Sishankamrata bertujuan untuk menghasilkan dokumen strategis guna pertahanan dan kemanan bangsa di masa kini.

“Konferensi awalnya ini ditujukan kepada menghasilkan suatu dokumen strategis. Setelah saya pelajari dan koreksi, produk yang dihasilkan ini cukup membanggakan, aktual dengan kondisi abad ke-21,” kata Prabowo.

Prabowo juga berharap berbagai rekomendasi dan usulan hasil Konferensi Sishankamrata tersebut dapat menjadi undang-undang yang dapat digunakan sebagai pegangan bagi semua lembaga.

“Disarankan produk ini dapat berbentuk menjadi undang-undang bagi negara kita, sehingga dapat digunakan sebagai pegangan oleh semua institusi dan lembaga kenegaraan,” ujar Prabowo. (ndi)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum

LBH Jakarta: Anak-anak Masih Rentan Jadi Korban Kekerasan Seksual

Diterbitkan

Pada

Penulis

LBH Jakarta: Anak-anak Masih Rentan Jadi Korban Kekerasan Seksual
ilustrasi (ist/net)
Baca Berita

Headline

Ternyata Sejak 1 Juli 2021,Sudah ada 10.612 WNA Tinggalkan Indonesia

Diterbitkan

Pada

Penulis

Ternyata Sejak 1 Juli 2021,Sudah ada 10.612 WNA Tinggalkan Indonesia
Baca Berita

Headline

BKN Sebut Pendaftar CPNS 2021 Berkurang Diduga imbas Penerapan PPKM

Diterbitkan

Pada

Penulis

BKN Sebut Pendaftar CPNS 2021 Berkurang Diduga imbas Penerapan PPKM
Baca Berita
Loading...