Connect with us

Hukum

Vonis Ringan Kasus Narkoba, Komisi III: Kinerja Baik Satgasus Polri Menjadi Tak Berarti

Diterbitkan

Pada

Vonis Ringan Kasus Narkoba, Komisi III: Kinerja Baik Satgasus Polri Menjadi Tak Berarti
Ketua Komisi III DPR RI, Herman Herry (ist/net)
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Ketua Komisi III DPR RI, Herman Herry menilai, putusan Pengadilan Tinggi (PT) Bandung yang telah memvonis tiga terpidana kasus narkoba dengan hukuman 15 tahun penjara, dan tiga orang menerima hukuman 18 tahun penjara, membuat kinerja baik Satgasus Merah Putih Polri selama ini menjadi tidak berarti hanya dalam sekejap.

“Padahal di tingkat Pengadilan Negeri (PN) Cibadak, keenam orang tersebut telah divonis hukuman mati. Jelas ini sangat disayangkan, karena membuat kinerja baik Satgasus Merah Putih Polri selama ini menjadi tidak berarti hanya dalam sekejap,” ujar Herman Herry, dalam keterangan persnya, Selasa (29/6/2021).

Legislator dapil Nusa Tenggara Timur II itu mengatakan, dengan perhitungan bahwa 1 kilogram sabu bisa dipakai oleh empat ribu orang, artinya ada sekitar 1,6 juta anak bangsa yang terancam seandainya saja Satgasus Merah Putih Polri tidak berhasil menggagalkan penyelundupan tersebut.

Karena itu, Herman mengusulkan agar Komisi III DPR RI membentuk Panitia Kerja (Panja) Penegakan Hukum terkait Tindak Pidana Narkotika, dan akan menggelar pertemuan bersama sejumlah lembaga terkait untuk menyamakan visi pemberantasan narkoba.

“Dalam menjalankan fungsi pengawasan terhadap penegakan hukum, khususnya tindak pidana narkotika, saya sebagai Ketua Komisi III DPR RI akan menginisiasi dibentuknya Panja Penegakan Hukum terkait Tindak Pidana Narkotika,” kata Herman

Menurut Herman, Komisi III DPR RI akan segera mengajak Kabareskrim Polri, Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN), Dirjen Lembaga Pemasyarakatan Kementerian Hukum dan HAM, serta penegak hukum lain untuk duduk bersama membahas masalah ini secara objektif.

Politisi PDI-Perjuangan itu menjelaskan, pembentukan panja itu diharapkan ada satu perspektif yang sama terkait visi dan misi untuk memberantas narkoba hingga ke akarnya. “Kami di DPR tentu juga siap jika dalam pembahasan ini dibutuhkan perubahan-perubahan legislasi,” ujarnya.

Herman juga menyampaikan keprihatinan terkait keringanan hukuman terhadap enam orang terpidana kasus narkotika jenis sabu-sabu seberat 402 kilogram tersebut. Ia menilai, keringanan hukuman tersebut tidak sejalan dengan kinerja baik Satgas Merah Putih dalam mengungkap kasus penyelundupan narkoba berskala besar.

“Keringanan hukuman yang didapat para terpidana kasus sabu-sabu 402 kilogram ini cukup memprihatinkan, bahkan bisa dibilang melukai rasa keadilan di masyarakat,” katanya. Menurut Herman, semua pihak harus menyadari betapa mengerikannya dampak peredaran narkoba, khususnya jenis sabu-sabu pada masyarakat. (ndi)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hukum

Kapolri Minta Buruh Ikut Kawal Program Vaksinasi Pemerintah

Diterbitkan

Pada

Kapolri Minta Buruh Ikut Kawal Program Vaksinasi Pemerintah
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo/Net
Baca Berita

Hukum

Pengadilan Tinggi DKI Tolak Banding Habib Rizieq

Diterbitkan

Pada

Pengadilan Tinggi DKI Tolak Banding Habib Rizieq
Habib Rizieq Shihab/Net
Baca Berita

Hukum

Polda Metro Jaya Ungkap Kasus Narkotika Jaringan Internasional Modus Kirim Paket

Diterbitkan

Pada

Polda Metro Jaya Ungkap Kasus Narkotika Jaringan Internasional Modus Kirim Paket
Rilis narkoba jaringan internasional Polda Metro Jaya/Istt
Baca Berita
Loading...