Connect with us

MPR

Ustaz Adi Hidayat Difitnah Tak Amanah Soal Dana Bantuan Palestina, Zulhas: Ini Framing Tak Berdasar

Diterbitkan

Pada

Ustaz Adi Hidayat Difitnah Tak Amanah Soal Dana Bantuan Palestina, Zulhas: Ini Framing Tak Berdasar
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Ustaz Adi Hidayat (UAH) diterpa isu miring setelah beredarnya fitnah yang menyebutkan dirinya tak amanah dalam mengelola dana bantuan untuk Palestina. Wakil Ketua MPR RI Zulkifli Hasan memberikan dukungan untuk UAH.

“Saya sudah kenal sejak lama, tahu track record-nya. Insyaallah UAH sosok yang amanah. Yang harus kita perangi dalam polemik ini adalah narasi-narasi yang memecah belah bangsa. Seolah membenturkan pemerintah dengan Islam. Bahaya itu,” kata Zulkifli dalam keterangan yang diberikan oleh Sekjen Pengurus Besar Ikatan Abituren Darul Arqam Muhammadiyah Garut (IKADAM), Fahd Pahdepie, Selasa (1/6/2021).

“Kami percaya UAH sosok yang amanah, narasi dan framing serta fitnah yang ada sekarang ini tak berdasar sama sekali,” lanjutnya.

Zulhas datang menemui Ustaz Adi Hidayat di kediamannya di Bekasi pada Selasa (1/6) sore. Dalam pertemuan itu, turut hadir Wakil Ketua Komisi III DPR RI Pangeran Khairul Saleh dan Ketua Komisi VIII DPR RI Yandri Susanto.

Ia meminta masyarakat memerangi narasi-narasi yang memecah belah bangsa Indonesia.

“Saya mengimbau kejadian ini harus kita jadikan momentum untuk memerangi mereka yang gemar memecah belah bangsa dengan narasi kebencian. Jangan benturkan pemerintah dengan Islam,” imbuh Zulkifli.

Sebelumnya, pada kesempatan lainnya, Fahd mengaku sudah menjalin komunikasi dengan sejumlah pihak terkait rencana pelaporan ini. Dia berharap kasus ini dapat menjadi pembelajaran bagi publik.

“Pihak UAH sudah berkoordinasi dengan berbagai pihak dan lembaga negara terkait untuk meneruskan pelaporan kasus hukum ini. Sampai saat ini, berbagai pihak, termasuk ormas, lembaga, maupun individu, terus memberikan dukungan untuk UAH,” ujar Fahd.

Fahd lantas menjelaskan secara rinci mengenai penyaluran donasi yang sudah terkumpul. Donasi itu, kata Fahd, diserahkan kepada sejumlah lembaga, di antaranya Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan International Network for Humanitarian (INH).

“Bahkan penyerahannya diserahkan langsung di hadapan Dubes Palestina dan disiarkan secara publik. Pihak UAH tidak mengambil sedikit pun untuk alasan apa pun,” kata Fahd.

Selain itu, sambung Fahd, rekening yang digunakan merupakan rekening resmi yang dapat disupervisi. Pihak UAH menegaskan siap diaudit.

“Rekening yang digunakan adalah rekening resmi yang bisa disupervisi Bank Syariah Indonesia (BSI), milik Yayasan Ma’had Islam Rafi’ah Akhyar (MIRA) yang sudah diaudit secara publik oleh kantor akuntan publik tepercaya. Pihak UAH terbuka untuk dilakukan audit oleh KAP atau pihak yang lain,” kata Fahd.

“Donasi masih dibuka melalui rekening Yayasan MIRA yang dikhususkan untuk penggalangan Palestina saja. Dana dari jamaah ini akan disalurkan melalui lembaga-lembaga tepercaya. Pihak UAH sudah berkoordinasi dengan berbagai lembaga, seperti Lazis Muhammadiyah, Baznas RI, dan lainnya. Semua akan dilaporkan secara publik. Terbuka untuk diaudit,” sambung dia.[prs]

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

MPR

Bamsoet: Polri Miliki Personil yang Solid dan Mumpuni Hadapi Era Police 4.0

Diterbitkan

Pada

Bamsoet: Polri Miliki Personil yang Solid dan Mumpuni Hadapi Era Police 4.0
Baca Berita

Headline

Syarief Hasan: UMKM Perlu Mendapat Perlindungan dan Bantuan Di Masa Pandemi

Diterbitkan

Pada

Penulis

Syarief Hasan: UMKM Perlu Mendapat Perlindungan dan Bantuan Di Masa Pandemi
Baca Berita

Headline

Buka Webinar VII PA GMNI, Ahmad Basarah Ingatkan Pikiran Ekslusif Bahayakan Demokrasi

Diterbitkan

Pada

Penulis

Buka Webinar VII PA GMNI, Ahmad Basarah Ingatkan Pikiran Ekslusif Bahayakan Demokrasi
Baca Berita
Loading...