Connect with us

Headline

Usai Lebaran, Kasus Covid-19 di Kota Bekasi Semakin Meningkat

Diterbitkan

Pada

Usai Lebaran, Kasus Covid-19 di Kota Bekasi Semakin Meningkat
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Kasus Covid-19 di Kota Bekasi, Jawa Barat kembali menunjukkan tren meningkat sejak dua pekan setelah berakhirnya masa libur Lebaran 2021.

Peningkatan ini terlihat dari bertambahnya jumlah kasus aktif Covid-19 dan melonjaknya angka positif (temuan kasus positif Covid-19 dari jumlah tes PCR yang dilakukan).

“Dilihat dari grafik bulanan, terlihat sedikit peningkatan sebelum Lebaran pada masa pantau H+14,” ungkap Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi melalui keterangannya kepada para awak media, Selasa (8/6/2021).

Sebagai kewaspadaan, masih ada pergerakan masyarakat pascapembatasan libur Lebaran yang berisiko meningkatkan kasus baru,” tambahnya.

Dari data yang disampaikan Rahmat, klaster keluarga masih mendominasi penambahan kasus Covid-19 di Kota Bekasi. Di sisi lain, masih dijumpai masyarakat yang melakukan perjalanan kembali dari luar kota selama beberapa hari terakhir.

“Penerapan PPKM dan PPKM Mikro sempat membuat angka positif turun. Saat ini kembali naik pada hari libur Lebaran 1442 Hijriah,” tulisnya.

Ditilik dari angka positif, tren kenaikan kasus Covid-19 di Kota Bekasi lebih tergambar jelas. Jumlah temuan kasus positif Covid-19 per 100 tes PCR meningkat saat ini dibandingkan sebelum libur Lebaran:

April 2021 pekan 4: 18.6 persen

Mei 2021 pekan 1: 9,34 persen

Mei 2021 pekan 2: 15,67 persen

Mei 2021 pekan 3: 20,47 persen

Mei 2021 pekan 4: 23,85 persen

Juni 2021 pekan 1: 25,04 persen

Peningkatan kasus-kasus positif Covid-19 membuat pemeriksaan, penelusuran, dan penanganan kasus (3T—pengujian, penelusuran, pengobatan) di Kota Bekasi secara otomatis lebih banyak.

“Jumlah pemeriksaan di pekan pertama Juni kembali meningkat seiring dengan penambahan kasus sehingga dilakukan 3T,” kata Pepen.

Sementara itu, Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinas Kesehatan Kota Bekasi, Dezy Syukrawati mengaku data Covid-19 meningkat. Bahkan, sejak penyekatan arus mudik.

Menurut Dezy, data tersebut naik berdasarkan kegiatan masyarakat pada masa penyekatan arus mudik.

“Kami berharap, dengan kondisi ini masyarakat mulai melakukan sendiri terhadap kegiatan yang mereka lakukan,” pintanya.

Bahkan, masyarakat harus melakukan dan masuk dalam pemulihan dengan baik.(Din)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Hiburan

Innalilahi Wainnalilahi Rajiun, Komedian Wan Abud Meninggal Dunia

Diterbitkan

Pada

Innalilahi Wainnalilahi Rajiun, Komedian Wan Abud Meninggal Dunia
Baca Berita

Olahraga

UEFA Minta Pemain Euro 2020 Stop Pindahkan Botol Sponsor Saat Konferensi Pers

Diterbitkan

Pada

UEFA Minta Pemain Euro 2020 Stop Pindahkan Botol Sponsor Saat Konferensi Pers
Baca Berita

Hukum

Kamis Pekan Depan, Vonis Habib Rizieq Dalam Kasus RS Ummi Bogor Dibacakan

Diterbitkan

Pada

Kamis Pekan Depan, Vonis Habib Rizieq Dalam Kasus RS Ummi Bogor Dibacakan
Baca Berita
Loading...