Connect with us

Daerah

Terlibat Korupsi, Dua Warga Italia Ini Dituntut Puluhan Tahun Penjara

Diterbitkan

Pada

Terlibat Korupsi, Dua Warga Italia Ini Dituntut Puluhan Tahun Penjara
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Kupang, kembali memggelar sidang kasus dugaan korupsi aset daerah (tanah 30 Ha) di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat senilai Rp. 1, 3 triliun, Selasa (15/06/2021).

Sidang yang beragendakan pembacaan tuntutan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) untuk dua terdakwa diantaranya Masilimiliano De Reviziis dan Nizardo Fabio. Sidang yang beragendakan pembacaan tuntutan ini dipimpin ketua majelis hakim, Fransiska Paula Nino didampingi hakim anggota Nggilu Liwar Awang dan Gustaf Marpaung. Turut hadir JPU, Herry C. Franklin, cs.

Dalam amar tuntutan, JPU menegaskan bahwa kedua terdakwa telah bersalah melakukan tindak pidana korupsi dengan cara melawan hukum untuk menguntungkan diri sendiri, orang lain atau suatu korporasi dengan merugikan keuangan negara.

Untuk itu, untuk kedua terdakwa dituntut masing selama, untuk terdakwa Masimiliano De Reviziis dituntut selama empat belas  (14) tahun penjara dan denda sebesar Rp. 1 miliar subsidair enam (6) bulan kurungan.

Selain denda dan pidana badan, terdakwa Masilimiliano De Reviziis diwajibkan untuk membayar uang pengganti kerugian keuangan negara sebesar Rp. 7. 014. 000. 000. Dengan catatan, jika terdakwa tidak membayar uang pengganti tersebut, satu bulan setelah putusan hakim berkekuatan hukum tetap maka seluruh harta terdakwa akan disita untuk dilelang dan jika itupun tidak mencukupi maka akan ditambah dengan pidana penjara selama tujuh (7) tahun.

Untuk terdakwa Nizardo Fabio dituntut selama tiga belas (13) tahun penjara. Dan, diwajibkan untuk membayar denda sebesar Rp. 1 miliar, subsidair enam (6) bulan kurungan.

Selain denda dan pidana badan, terdakwa Nizardo Fabio diwajibkan untuk membayar uang pengganti kerugian keuangan negara sebesar Rp. 5. 529. 000. 000. Dengan catatan, jika terdakwa tidak membayar uang pengganti tersebut, satu bulan setelah putusan hakim berkekuatan hukum tetap maka seluruh harta terdakwa akan disita untuk dilelang dan jika itupun tidak mencukupi maka akan ditambah dengan pidana penjara selama enam (6) tahun dan enam (6) bulan.

Menurut JPU, perbuatan kedua terdakwa telah terbukti melakukan tindak pidana korupsi sebagaimana telah diatur dan diancam dalam pasal 2 ayat (1) Jo pasal 18 Undang – Undang RI Nomor 31 Tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana telah diubah dengan Undang – Undang Nomor Nomor 31 Tahun 1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke – 1 KUHPidana.(rey)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Selama Pandemi Proses Belajar di SD Budi Setia Ophir Pasbar Berjalan Lancar

Diterbitkan

Pada

Penulis

Selama Pandemi Proses Belajar di SD Budi Setia Ophir Pasbar Berjalan Lancar
Baca Berita

Daerah

Puluhan Rumah Warga Pasaman Barat Terancam Runtuh

Diterbitkan

Pada

Puluhan Rumah Warga Pasaman Barat Terancam Runtuh
Baca Berita

Daerah

NTB Masuk Program OGP Internasional

Diterbitkan

Pada

Penulis

NTB Masuk Program OGP Internasional
Baca Berita
Loading...