Connect with us

Kesehatan

Tekan Lonjakan Covid, Kemenkes Minta Pemerintah dan Masyarakat Saling Sinergi

Diterbitkan

Pada

ilustrasi (ist/net)
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Sekjen Kemenkes Oscar Prima mengatakan penguatan 3T (tes, telusur dan tindakan) dan 3M (memakai masker, mencuci tangan, menghindari kerumunan) serta vaksinasi menjadi upaya untuk menanggulangi COVID-19, termasuk lonjakan kasus.

“Apapun yang terjadi kita menghadapi ledakan (kasus COVID-19). Ke depan, yang tidak henti-henti harus kita kuatkan terutama kampanye 3M, kampanye untuk mengubah perilaku masyarakat masih harus kita lakukan. Di sisi lain pemerintah terus melakukan upaya penguatan testing, tracing dan treatment,” kata Oscar dalam Forum Diskusi Denpasar 12 bertemakan Alarm Bahaya Ledakan Gelombang Baru dan Antisipasinya di Jakarta, Rabu (9/6/2021).

Oscar menuturkan strategi penanggulangan COVID-19 harus dilakukan dengan sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam melakukan perannya masing-masing.

Pemerintah berperan dan berkomitmen terus melakukan upaya peningkatan 3T (testing, treating, tracing) atau tes, telusur dan tindakan, dan vaksinasi. Sementara masyarakat berperan penting untuk melakukan 3M, yakni memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan, serta mendukung vaksinasi

“Dua sisi (pemerintah dan masyarakat) ini harus saling sinergi dan menguatkan,” tuturnya.

Oscar menuturkan usai libur panjang seperti Lebaran, biasanya terjadi peningkatan kasus COVID-19, dan akan mencapai puncaknya sekitar lima sampai tujuh pekan mendatang.

“Jadi, kemungkinan kenaikan kasus itu diperkirakan dan sampai puncaknya nanti di tengah dan di akhir bulan Juni. Sekarang tren lagi naik,” tuturnya.

Untuk itu, protokol kesehatan harus dilakukan dengan disiplin dan penanganan pandemi COVID-19 harus diperkuat termasuk kesiapan sumber daya manusia, alat, obat, dan ketersediaan tempat tidur di rumah sakit.

Dalam menghadapi COVID-19 perlu penguatan dan penegakan disiplin protokol kesehatan pada tingkat keluarga, perkantoran, pesantren, tempat wisata, pasar dan sebagainya. Kegiatan keagamaan dan sosial di masyarakat wajib mematuhi protokol kesehatan.

Pemerintah juga memperkuat kegiatan surveilans genomik untuk mendeteksi strain baru virus SARS-CoV-2 penyebab COVID-19.[prs]

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Headline

Jumlah Penerima Vaksin COVID-19 Dosis Kedua di Indonesia Capai 49,6 Juta Orang

Diterbitkan

Pada

Penulis

ilustrasi (ist/net)
Baca Berita

Kesehatan

India Izinkan Uji Coba Vaksin Novavax untuk Anak Usia 7-11 Tahun

Diterbitkan

Pada

Penulis

ilustrasi (ist/net)
Baca Berita

Kesehatan

Dinilai Berisiko Tulari Anak-anak, Menko PMK Khawatirkan Tingginya Kasus TBC di Indonesia

Diterbitkan

Pada

Penulis

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy (ist/net)
Baca Berita
Loading...