Connect with us

Politik

Soal Dorongan Jokowi Jabat Presiden Tiga Periode, Masyarakat Diminta Hormati Konstitusi

Diterbitkan

Pada

Soal Dorongan Jokowi Jabat Presiden Tiga Periode, Masyarakat Diminta Hormati Konstitusi
Ketua Umum Arus Bawah Jokowi (ABJ) Michael Umbas ist/net
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Masyarakat diimbau tidak lagi memunculkan wacana agar Presiden Joko Widodo menjabat tiga periode dengan maju kembali di Pilpres 2024. Sebab, berdasarkan Pasal 7 UUD 1945, presiden dan wakil presiden (wapres) memegang jabatan selama lima tahun dan dapat dipilih kembali untuk satu kali masa jabatan. Dengan demikian, presiden dan wapres dapat menjabat paling lama 10 tahun dalam dua periode.

Imbauan tersebut, disampaikan Ketua Umum Arus Bawah Jokowi (ABJ) Michael Umbas, sebagaimana dikutip Antara, Minggu (20/6/2021).

Umbas berharap para pihak yang mengusulkan Jokowi kembali menjabat presiden agar memahami konstitusi. Menurut dia, Jokowi sebagai kepala negara dan pemerintahan, sangat menghormati konstitusi.

“Pak Jokowi sangat menghormati konstitusi. Beliau memilih fokus bekerja di periode kedua, apalagi dalam kondisi menghadapi pandemi Covid-19 yang cukup mengkhawatirkan belakangan ini. Jadi sudahlah, tidak usah buang energi untuk mendorong-dorong beliau tiga periode,” kata Umbas, sebagaimana dikutip dari Antara, Minggu (20/6/2021).

Umbas menyebut wacana menambah masa jabatan presiden menjadi tiga periode sangat tidak relevan digaungkan di tengah pandemi Covid-19.

Menurut Umbas, semestinya seluruh pihak bahu-membahu dalam menekan laju penyebaran Covid-19.

Umbas mengatakan, apabila Jokowi memang berniat maju di Pilpres 2024, maka MPR akan segera bersidang untuk mengamendemen UUD 1945.

Fakta di lapangan, kata Umbas, fraksi-fraksi di MPR telah menyampaikan tidak akan mengubah ketentuan Pasal 7 UUD 1945 terkait pembatasan masa jabatan presiden yang hanya dua periode.

Umbas menyatakan Jokowi pun sudah berkali-kali merespons isu tersebut dan tegas menolak. Hal ini semestinya dapat dipahami oleh para pihak yang seolah-olah ingin menjerumuskan Jokowi untuk mengkhianati amanat reformasi dengan maju kembali di Pilpres 2024.

“Andai kata Pak Jokowi memang berniat tiga periode, pasti kami para relawan lebih tahu duluan. Ketika kami dipanggil berdiskusi tidak pernah tergambar, termanifestasi niatan itu sama sekali dari Pak Jokowi, sebaliknya kita sudah dengar berulang kali beliau menolak masa jabatan presiden tiga periode,” katanya.

Seperti diketahui, beberapa kalangan mulai mendorong Jokowi maju sebagai calon presiden (capres) berpasangan dengan Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto.

Walau bertentangan dengan konstitusi, kelompok yang menamakan diri Sekretariat Nasional (seknas) Jokowi-Prabowo (Jokpro) dibentuk oleh sejumlah masyarakat.

Adapun Jokowi sudah pernah merespons perihal wacana jabatan presiden ditambah menjadi tiga periode. Jokowi menyebut wacana itu memiliki tiga makna.

“Satu ingin menampar muka saya. Yang kedua ingin cari muka, padahal saya sudah punya muka. Yang ketiga ingin menjerumuskan, itu saja,” kata Jokowi pada Februari 2019. (ndi)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Politik

Kata Golkar, Kenaikan Pertumbuhan Ekonomi Bukti Kinerja Pemerintah Tercapai

Diterbitkan

Pada

Kata Golkar, Kenaikan Pertumbuhan Ekonomi Bukti Kinerja Pemerintah Tercapai
Dito Ganinduto Golkar/Net
Baca Berita

Politik

Legislator PKS Tolak Privatisasi Aset-aset Negara di Sektor Ketenagalistrikan

Diterbitkan

Pada

Legislator PKS Tolak Privatisasi Aset-aset Negara di Sektor Ketenagalistrikan
Baca Berita

Headline

PAN Kritik AHY Hamburkan Uang Untuk Baiaya Baliho Di Berbagai Daerah Ditengah Pandemi, Ini Jawaban Demokrat

Diterbitkan

Pada

PAN Kritik AHY Hamburkan Uang Untuk Baiaya Baliho Di Berbagai Daerah Ditengah Pandemi, Ini Jawaban Demokrat
Baca Berita
Loading...