Saling Serang, Jerman Gasak Portugal 4-2

  • Bagikan
Saling Serang, Jerman Gasak Portugal 4-2
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Timnas Jerman berhasil mengalahkan timnas Portugal dengan skor 4-2 dalam laga Euro 2020 (Euro 2021) di Allianz Arena, Minggu (20/6) dini hari WIB.
Sejak babak pertama, duel Portugal vs Jerman berlangsung menarik. Jerman lebih dominan dalam penguasaan bola dan penyerangan namun justru Portugal yang lebih dulu sukses mencetak gol.

Gol Portugal berasal dari skema serangan balik ciamik. Umpan panjang Bernardo Silva membuat Diogo Jota terbebas dari kawalan lini belakang Jerman. Dalam duel satu lawan satu dengan Manuel Neuer, Jota memilih menyodorkan bola pada Cristiano Ronaldo yang tanpa kesulitan mengirim bola masuk ke dalam gawang.

Setelah kebobolan, Jerman terus berusaha menekan lini pertahanan Portugal. Setelah sempat kesulitan, Jerman akhirnya bisa mencetak dua gol balasan di 10 menit terakhir babak pertama.

Menariknya, dua gol balasan Jerman berasal dari gol bunuh diri. Di menit ke-35, tendangan Robin Gosens membuat Ruben Dias mengirim bola ke gawang sendiri. Empat menit berselang, giliran umpan silang Joshua Kimmich yang memaksa Raphael Guerreiro membobol gawang Rui Patricio.

Memimpin 2-1 di babak pertama, Jerman terus berusaha menekan dan menguasai pertandingan. Upaya Jerman membuahkan hasil ketika mereka sukses mencetak gol ketiga di menit ke-51.

Skema serangan Jerman yang apik membuat Robin Gosens berdiri bebas di sisi kanan pertahanan Portugal. Gosens mengirim umpan matang ke muka gawang yang diselesaikan dengan mudah oleh Kai Havertz.

Gosens pada akhirnya ikut mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-60. Gosens berdiri bebas menyambut umpan silang yang dilepaskan oleh Kimmich. Tanpa halangan, Gosens leluasa menyundul bola masuk ke gawang.

Tujuh menit berselang, Portugal berhasil memperkecil skor menjadi 2-4. Berawal dari skema tendangan bebas, Joao Moutinho mengirim bola yang berhasil diteruskan Ronaldo ke arah Jota. Jota lalu menggetarkan gawang Jerman lewat tembakan dari jarak dekat.

Portugal kemudian lebih sering memberikan tekanan berbahaya sedangkan Jerman yang sudah menarik beberapa pemain inti juga tetap menghadirkan bahaya lewat sejumlah skema serangan balik.[prs]

  • Bagikan