Ribuan Lansia Vaksinasi di Tangerang Tanpa Protokol Kesehatan

  • Bagikan
Ribuan Lansia Vaksinasi di Tangerang Tanpa Protokol Kesehatan
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Ribuan masyarakat lanjut usia (lansia) dan guru memadati kawasan ICE BSD City, Kecamatan Cisauk, Kabupaten Tangerang, Banten dalam keadaan protokol kesehatan atau prokes.

Mereka sedang mengikuti program vaksinasi massal Covid-19 yang digelar Pemkab Tangerang dan Kementerian Kesehatan, Selasa (8/6/2021), namun tanpa ada jarak ketika mengantre vaksinasi.

Seorang warga, Sutrisno mengatakan, datang sejak pukul 08.00 WIB untuk mengikuti vaksinasi massal Covid-19 yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan.

Sejak mengantre di luar gedung hingga mendapat giliran penyuntikan, dirinya membenarkan masyarakat berdiri tanpa jarak.

“Dari luar itu antrenya sudah panjang banget, berdirinya juga rapat-rapat, enggak ada pengawasan protokol kesehatannya,” ujarnya di lokasi vaksinasi massal, Tangerang, Selasa (8/6/2021).

Bahkan di area observasi pasca-penyuntikan pun masyarakat tetap berjubel.

Tak sedikit peserta yang menunggu sambil berdiri di dalam ruangan tersebut.

“Kalau dilihat dari, saya dapat jadwal kalau hari ini ada 14 kecamatan yang dapat giliran penyuntikan,” ucap warga Kecamatan Kelapa Dua itu.

Kondisi tersebut diamini oleh Jubir Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tangerang, Hendra Tarmizi.

Dia mengatakan, bahwa hari ini ada 1.800 lansia dan guru yang divaksinasi.

Acara, sambung Tarmizi, berlangsung selama dua hari dengan target 5.000 masyarakat Kabupaten Tangerang.

“Kerumunan terjadi karena warga datang tidak sesuai jadwal di kartu undangan. Harusnya di jadwal pukul 14.00 WIB, tapi mereka datang pukul 09.00 WIB,” imbuhnya.

Terpisah, Bupati Tangerang, Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, mencoba terus berusaha mengurai kepadatan masyarakat.

Pasalnya, meski sudah dibagi per jam setiap kecamatan, tapi warga yang datang berbarengan dan membuat antrean.

“Sedang dan terus kami urai, ini karena antusias tinggi dan warga yang datang secara bersamaan, tidak melihat jam layanan,” katanya.

Pantauan rri.co.id, dalam pelaksanaan vaksinasi itu tidak ada penerapan prokes ketat pada antrean masyarakat yang didominasi lansia, serta tampak tidak ada petugas yang melakukan penertiban.(Din)

  • Bagikan
Loading...