Connect with us

Daerah

Menunggu Putusan Pengadilan, Jaksa Bakal Telusuri Peran Isteri Mantan Bupati Mabar

Diterbitkan

Pada

Menunggu Putusan Pengadilan, Jaksa Bakal Telusuri Peran Isteri Mantan Bupati Mabar
image_pdfimage_print

Realitarakyat.com – Kasus dugaan menghalang – halangi penyidikan dalam kasus dugaan korupsi aset daerah berupa tanah di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat senilai Rp. 1, 3 Triliun, bakal ditindaklanjuti oleh penyidik Kejati NTT.

Pasalnya, dalam fakta sidang pengakuan saksi Maria A. Dadu (isteri mantan Bupati Manggarai Barat), mengakui bahwa dirinya memberikan uang senilai Rp. 20 juta kepada Zulkarnaen Djudje namun berstatus pinjaman.

Namun, dalam persidangan juga Maria A. Dadu, mengaku bahwa uang tersebut diberikan atas permintaan Zulkarnaen Djudje yang diberikan melalui salah satu staf dari Maria A. Dadu tanpa kwitansi atau berupa bukti pinjaman.

Hal itu juga dibenarkan oleh mantan Bupati Manggarai Barat, Agustinus CH. Dulla, yang mana dalam persidangan mengakui bahwa Maria A. Dadu (isterinya) memberikan uang Rp. 10 – 20 juta kepada terdakwa Zulkarnaen Djudje.

Namun, Agustinus CH. Dulla tidak mengetahui maksud dari pemberian uang yang bernilai puluhan juta itu kepada terdakwa Zulkarnaen Djudje menjelang sidang pra peradilan di PN Kelas IA Kupang.

Kasi Penkum dan Humas Kejati NTT, Abdul Hakim, S. H kepada wartawan, Rabu (16/06/2021) menegaskan bahwa terkait dengan aliran uang senilai Rp. 20 juta dari tangan Maria A. Dadu (isteri mantan Bupati Mabar) kepada Zulkarnaen Djudje bakal ditelusuri oleh penyidik.

“Penyidik Kejaksaan Tinggi Nusa Tenggara Timur (Kejati NTT), bakal telusuri maksud uang dari tangan Maria A. Dadu kepada Zulkarnaen Djudje senilai Rp. 20 juta,” tegas Abdul.

Namun, lanjut Abdul, terkait dengan uang senilai Rp. 20 juta itu, akan ditindaklanjuti oleh penyidii Tipidsus Kejati NTT setelah putusan hakim Pengadilan Tipikor Kupang telah berkekuatan hukum tetap (incrah).

Bahkan, tambah Abdul, penyidik Tindak Pidana Khusus (Tipidsus) Kejati NTT juga akan menelusuri peran dari Maria A. Dadu (isteri mantan Bupati) dalam perkara menghalang – halangi penyidikan ini.

Untuk diketahui, bahwa dalam kasus dugaan tindak pidana menghalang – halangi penyidikan kasus dugaan korupsi aset negara berupa tanah seluas 30 Ha ini, penyidik telah menetapkan tiga (3) orang sebagai tersangka yakni Ali Antonius (pengacara), Harum Fransiskus dan Zulkarnaen Djudje, yang kini dalam proses persidangan di Pengadilan Tipikor Kupang.(rey)

Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Daerah

Pasien Covid yang Dikeroyok Warga Di Toba Akhirnya Meninggal Dunia

Diterbitkan

Pada

Penulis

Pasien Covid yang Dikeroyok Warga Di Toba Akhirnya Meninggal Dunia
Baca Berita

Daerah

Dua Pemuda Tertangkap Tangan Mencuri Sarang Walet di Sibolga

Diterbitkan

Pada

Penulis

Dua Pemuda Tertangkap Tangan Mencuri Sarang Walet di Sibolga
Baca Berita

Daerah

Warga Lotim Geger Akibat Ditemukannya Mayat Tanpa Identitas di Selokan Depan Polsek Sikur

Diterbitkan

Pada

Warga Lotim Geger Akibat Ditemukannya Mayat Tanpa Identitas di Selokan Depan Polsek Sikur
Baca Berita
Loading...